Pencari kerja mengantre masuk ke Pameran Bursa Kerja 2023 di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta, Selasa (16/5/2023). Pameran yang berlangsung hingga 17 Mei 2023 tersebut diikuti 40 perusahaan dengan menawarkan berbagai lowongan kerja untuk mengurang
JawaPos.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkap ciri-ciri lowongan kerja palsu dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta selektif dalam mencari informasi terkait lowongan pekerjaan. Terutama yang tersebar melalui platform digital.
Menurut Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga semakin masifnya penggunaan platform digital untuk mencari dan menawarkan pekerjaan telah membuka celah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Itu sebabnya, Sunardi meminta masyarakat untuk melakukan verifikasi atau pengecekan ulang informasi lowongan kerja sebelum mendaftar. Salah satunya melalu laman resmi perusahaan.
"Kami meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan ulang terhadap informasi lowongan pekerjaan, baik dengan memverifikasi melalui website resmi perusahaan, media sosial resmi, maupun menghubungi langsung perusahaan terkait," kata Sunardi dalam keterangannya, Minggu (12/1).
Dia juga memastikan, imbauan ini sebagaimana sudah menjadi perhatian khusus Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli supaya jajarannya pun aktif memberikan layanan pengaduan publik atas lowongan kerja palsu.
Tak hanya itu, Menaker kata Sunardi, juga meminta agar jajarannya aktif memberikan sosialisasj kepada masyarakat atas kerawanan dan bahaya lowongan kerja palsu.
"Bila perlu jika ada pihak yang dirugikan jangan ragu-ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian karena perbuatan tersebut merupakan pidana penipuan," jelas Sunardi.
Ia juga menegaskan pentingnya memastikan kredibilitas perusahaan yang menawarkan pekerjaan. Salah satu indikatornya adalah proses rekrutmen tidak memungut biaya apapun dari pelamar. "Jika ada pungutan biaya dalam proses rekrutmen, hampir pasti itu adalah modus penipuan," tambahnya.
Selain itu, kredibilitas juga mencakup jenis usaha yang dijalankan perusahaan tersebut tidak bertentangan dengan hukum. "Ini agar kita tidak terjebak dengan pekerjaan yang bertentangan dengan hukum seperti praktik judi berbasis daring," ujarnya.
Untuk membantu masyarakat lebih waspada, Kemnaker telah mengidentifikasi beberapa ciri-ciri umum lowongan kerja palsu, di antaranya:
1. Tawaran gaji yang tidak masuk akal tinggi untuk posisi yang tidak spesifik.
2. Penggunaan alamat email tidak resmi, seperti yang menggunakan domain umum (contoh: @gmail.com).

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
