
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai naik. pedagang mengklaim, kenaikan harga dipicu karena kelangk
JawaPos.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyampaikan bahwa pada fase kedua bulan Ramadan terdapat kenaikan sejumlah komoditas yang mencapai 25 persen. Hampir seluruh komoditas mengalami kenaikan.
Ketua Bidang Infokom Dewan Pembina Pusat (DPP) Ikappi Muhammad Ainun Najib menyampaikan, tidak hanya gula bawang merah, minyak goreng dan daging yang harganya naik. Komoditas lain seperti bawang putih, buah buahan, tepung terigu, cabe cabean juga ikut merangkak naik.
"Beberapa komuditas pangan mengalami kenaikan sebesar 25 persen. Hampir semua jenis cabe alami kenaikan pada fase ke 2 Ramadan ini. Biasanya kenaikan terjadi pada 1 minggu sebelum Idul Fitri dimulai," jelas dia kepada JawaPos.com, Senin (25/4).
Ia mencatat, beberapa komoditas yang naik antara lain, minyak goreng curah Rp 20.000, bawang merah Rp 45.000 yang sebelumnya Rp 38.000, bawang putih Rp 40.000, daging ayam Rp 40.000 dan telur Rp 25.800. Disusul gula pasir Rp 15.000, daging sapi Rp 150.000.
Banyak faktor yang membuat harga komoditas naik di fase kedua Ramadan ini. "Demi menyambut Ramadan, masyarakat akan berbondong-bondong membeli barang belanjaan dan untuk persiapan Idul Fitri masyarakat juga akan mempersiapkan barang belanjaan sebelum pergi mudik lebaran," terangnya.
Pihaknya pun berharap pemerintah dapat membantu distribusi pangan aman sampai ke pasar. Dengan begitu, komuditas tersebut tersedia di pasar.
"Hal ini kami meminta kepada pemerintah, hususnya minyak goreng, daging sapi dan gula pasir dapat membanjiri pasar, sehingga harga beberapa komuditas tersebut dapat ditekan dan tidak mengalami kelangkaan di pasar tradisional," tutup Najib.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
