
Chairman Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono di sela penyelenggaraan Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) ke-20 di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/11/2024). (Bayu Putra/Jawa Pos)
JawaPos.com – Penurunan tarif pungutan ekspor untuk komoditas minyak sawit, CPO, dan produk turunannya, mendapat respons positif dari berbagai pihak. Salah satunya Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki).
Ketua Umum Gapki Eddy Martono menilai, langkah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menurunkan tarif pungutan ekspor sudah tepat. Sebab dengan kebijakan ini, para pengusaha merasa cukup terbantu di tengah tingginya beban industri sawit.
"Nah ini kalau waktu itu kan total kira-kira beban perusahaan sekitar 138 USD. Dengan pungutan ekspor turun menjadi 7,5 persen, ini kira-kira sekarang di angka sekitar 130 USD. Jadi masih agak mending," ujar Eddy di Surabaya, Kamis (21/11).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini ada tiga jenis pungutan yang dibebankan kepada para pelaku industri sawit. Yaitu Domestic Market Obligation (DMO), pungutan ekspor (PE), serta Bea Keluar (BK).
Sebelumnya, BPDPKS melakukan penyesuaian tarif pungutan ekspor, sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2024 tentang tarif layanan badan layanan umum BPDPKS.
Dalam regulasi tersebut, tarif pungutan ekspor minyak sawit yang semula sebesar 11 persen diturunkan menjadi 7,5 persen. Penyesuaian tarif baru ini sudah berlaku sejak 22 September 2024.
"Saya baru saja bertemu dengan importir minyak sawit dari Cina. Mereka ngomong kalau harga minyak sawit Indonesia lebih mahal dari harga minyak bunga matahari. Karena mahal, mereka beralih dari minyak sawit. Padahal Cina ini kan importir terbesar kita," imbuhnya.
Dengan turunnya tarif pungutan ekspor, Gapki optimistis harga sawit Indonesia ke depan akan menjadi lebih kompetitif. Dengan begitu, ekspor kelapa sawit di Indonesia juga bisa meningkat.
"Menurut saya sudah sangat bagus pemerintah merespons itu dengan menurunkan pungutan. Kita harapkan dengan beberapa bulan, ini (penurunan pungutan ekspor sawit) bisa menjadi meningkatkan ekspor kita," tandasnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
