
Ilustrasi maskapai penerbangan Scoot. (Istimewa)
JawaPos.com–Scoot, maskapai penerbangan bertarif rendah, anak perusahaan Singapore Airlines (SIA), mengumumkan penyesuaian pada jaringan penerbangan. Hal itu untuk mengantisipasi permintaan yang lebih besar selama musim dingin di wilayah utara.
Mulai November, penerbangan mingguan tambahan akan dilakukan ke Chiang Mai dan Hanoi. Frekuensi penerbangan akan meningkat masing-masing dari 10 menjadi 11 kali seminggu dan lima menjadi enam kali seminggu.
Mulai Desember, frekuensi penerbangan ke Perth akan meningkat dari 13 menjadi 14 kali seminggu. Frekuensi penerbangan ke Melbourne juga akan meningkat dari 12 menjadi 13 kali setiap minggu, dan kemudian menjadi dua kali setiap hari mulai Januari 2025.
Selain itu, tiga penerbangan mingguan akan ditambah ke Seoul (Incheon) melalui Taipei. Sehingga, frekuensi penerbangan menjadi setiap hari. Demikian pula, frekuensi penerbangan ke Tokyo (Narita) melalui Taipei juga akan meningkat dari 12 menjadi 14 kali seminggu.
Di Asia Tenggara, Scoot akan meningkatkan frekuensi penerbangan ke destinasi yang dioperasikan pesawat Embraer E190-E2. Destinasi ini termasuk Davao, yang mana frekuensi penerbangannya akan meningkat dari tujuh menjadi sembilan kali seminggu, serta Balikpapan dan Makassar, yang masing-masing akan meningkat dari tiga menjadi empat kali seminggu.
Baru-baru ini, Scoot mulai mengoperasikan layanan penerbangan harian ke Subang (Malaysia) mulai 1 September, serta layanan penerbangan ke Kertajati (Bandung Raya) di Indonesia mulai 28 September, dan akan meluncurkan layanan penerbangan ke Malaka di Malaysia pada 23 Oktober.
Sejalan dengan upaya berkelanjutan Scoot untuk mengoptimalkan jaringan, layanan penerbangan ke Ningbo akan dihentikan sementara, dengan penerbangan terakhir pada 26 Oktober 2024.
Chief Commercial Officer Scoot Calvin Chan mengatakan, pihaknya antusias mengumumkan lebih banyak penerbangan ke destinasi populer seperti Australia, Jepang, dan Korea Selatan pada musim dingin di wilayah Utara. Hal tersebut untuk memenuhi permintaan yang lebih tinggi terutama selama liburan dan musim perayaan.
”Kami akan terus mencari peluang-peluang baru, tetap sigap dalam pengerahan pesawat untuk memenuhi permintaan, dan memberikan kenyamanan yang lebih baik dan perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan kami terbang dengan Scoot,” tutur Calvin Chan.
Dia menambahkan, jadwal penerbangan itu dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan persetujuan atau perubahan dari pemerintah dan regulator.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
