Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Maret 2024 | 00.51 WIB

Upaya Pemerintah Jaga Stok Beras, Percepatan Masa Tanam, tetapi Bergantung Stok Pupuk

ILUSTRASI Beras premium. (Dok. JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI Beras premium. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com – Di antara upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah kelangkaan beras adalah dengan mengejar percepatan masa tanam padi pada Maret ini. Tapi, ikhtiar tersebut dihantui masalah ketersediaan pupuk subsidi.

Kekhawatiran terulangnya masalah kelangkaan pupuk bersubsidi itu menjadi sorotan pakar kebijakan agrobisnis IPB Feryanto. Dia menuturkan, ketika pemerintah mendorong peningkatan produksi, harus diikuti komitmen banyak pihak. Termasuk komitmen memastikan ketersediaan pupuk. Khususnya pupuk subsidi. ”Fungsi pengawasan perlu dioptimalkan,” katanya kemarin (12/3).

Dengan begitu, lanjutnya, ketersediaan pupuk subsidi bisa diakses oleh masyarakat. Menurut data yang dia dapat, anggaran pupuk subsidi tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Sehingga cukup disayangkan jika tahun ini ada kabar kelangkaan pupuk subsidi kembali.

Fery khawatir kasus yang selama ini terjadi bakal muncul kembali tahun ini. Yaitu, kelangkaan pupuk subsidi. Seperti diketahui, tahun lalu banyak petani yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi. Dari pengamatannya, sistem baru pendistribusian pupuk subsidi belum berjalan efektif. Skema baru ini adalah penyaluran pupuk subsidi melalui bantuan langsung ke petani.

”Di samping itu, informasi bahwa produksi pupuk juga mengalami penurunan akibat keterbatasan bahan baku dari impor,” jelasnya.

Fery mengatakan, tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 26,68 triliun. Dengan dana tersebut, pupuk bersubsidi yang disalurkan adalah urea dan pupuk NPK.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan beberapa upaya untuk menjaga stok beras. Dia menuturkan, upaya percepatan tanam padi pada Maret ini harus dikawal. Secara khusus dia meminta dinas pertanian setempat turun ke lapangan untuk mengawal pelaksanaan percepatan tanam tersebut.

Kesuksesan percepatan masa tanam Maret ini sangat penting untuk menjaga stok beras Juni mendatang.

”Segera turun ke sawah memastikan pertanaman dan lakukan pompanisasi,” katanya. Dia meminta jangan ada yang menunda-nunda pelaksanaan penanaman padi pada Maret ini. (wan/c17/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore