
ILUSTRASI Beras premium. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Di antara upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah kelangkaan beras adalah dengan mengejar percepatan masa tanam padi pada Maret ini. Tapi, ikhtiar tersebut dihantui masalah ketersediaan pupuk subsidi.
Kekhawatiran terulangnya masalah kelangkaan pupuk bersubsidi itu menjadi sorotan pakar kebijakan agrobisnis IPB Feryanto. Dia menuturkan, ketika pemerintah mendorong peningkatan produksi, harus diikuti komitmen banyak pihak. Termasuk komitmen memastikan ketersediaan pupuk. Khususnya pupuk subsidi. ”Fungsi pengawasan perlu dioptimalkan,” katanya kemarin (12/3).
Dengan begitu, lanjutnya, ketersediaan pupuk subsidi bisa diakses oleh masyarakat. Menurut data yang dia dapat, anggaran pupuk subsidi tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Sehingga cukup disayangkan jika tahun ini ada kabar kelangkaan pupuk subsidi kembali.
Fery khawatir kasus yang selama ini terjadi bakal muncul kembali tahun ini. Yaitu, kelangkaan pupuk subsidi. Seperti diketahui, tahun lalu banyak petani yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi. Dari pengamatannya, sistem baru pendistribusian pupuk subsidi belum berjalan efektif. Skema baru ini adalah penyaluran pupuk subsidi melalui bantuan langsung ke petani.
”Di samping itu, informasi bahwa produksi pupuk juga mengalami penurunan akibat keterbatasan bahan baku dari impor,” jelasnya.
Fery mengatakan, tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 26,68 triliun. Dengan dana tersebut, pupuk bersubsidi yang disalurkan adalah urea dan pupuk NPK.
Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan beberapa upaya untuk menjaga stok beras. Dia menuturkan, upaya percepatan tanam padi pada Maret ini harus dikawal. Secara khusus dia meminta dinas pertanian setempat turun ke lapangan untuk mengawal pelaksanaan percepatan tanam tersebut.
Kesuksesan percepatan masa tanam Maret ini sangat penting untuk menjaga stok beras Juni mendatang.
”Segera turun ke sawah memastikan pertanaman dan lakukan pompanisasi,” katanya. Dia meminta jangan ada yang menunda-nunda pelaksanaan penanaman padi pada Maret ini. (wan/c17/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
