
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani telah melakukan konferensi pers terkait hasil rapat berkala KSSK IV tahun 2023/ Kemenkeu Foto/Biro KLI- Zalfa Dhiaulhaq
JawaPos.com- Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani telah melakukan konferensi pers terkait hasil rapat berkala KSSK IV tahun 2023 Jumat (3/11) siang tadi.
Sri Mulyani bersama dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Yakin bahwa Indonesia akan tetap bertahan ditengah ketidakpastian pasar keuangan dan ekonomi global.
Mereka akan terus bersama- sama menjaga komitmen untuk selalu meningkatkan sinergitas antar lembaga keuangan.
Serta mengawasi perkembangan risiko global kedepannya, termasuk pada perekonomian sektor keuangan domestik.
Dengan kinerja APBN yang masih positif hingga kuartal ke-3 tahun 2023 maka pertumbuhan ekonomi diproyeksikan ada pada level 5,1%.
Inflasi yang masih tinggi diperkirakan penyebabnya adalah kenaikan harga energi dan pangan akibat eskalasi konflik geopolitik, fragmentasi, ekonomi, serta fenomena El nino.
Untuk mengendalikan inflasi tersebut, maka suku bunga kebijakan moneter di beberapa negara maju. Diperkirakan akan tetap berada pada level yang tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Selanjutnya, kenaikan suku bunga global juga akan diikuti oleh kenaikan yield obligasi tenor jangka panjang.
Baca Juga: Lantik 26 Pejabat di Lingkungan Kemenkeu, Sri Mulyani: Saya Percaya, Jaga Kepercayaan Itu
Perkembangan ini yang akhirnya akan memicu aliran keluar modal asing dari Emerging Markets ke negara maju dan mendorong penguatan signifikan dolar AS terhadap berbagai mata uang negara.
Perry Warjiyo Gubernur BI menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengarahkan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi yang berkelanjutan.
“Sementara kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, pengembangan pasar uang dan pasar valas, serta ekonomi- keuangan inklusif dan hijau, tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ungkapnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
