
Jerome Powell
JawaPos.com - Bank Sentral Amerika (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) atau 0,25 persen menjadi 5,25 - 5,5 persen. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan peluang kenaikan suku bunga akan kembali dilanjutkan pada pertemuan September mendatang.
Kenaikan suku bunga acuan ini tercatat sebagai ke-11, sejak The Fed memulai kampanye kenaikan suku bunga yang agresif pada Maret 2022, membawa suku bunga dana federal ke level tertinggi sejak awal 2001.
"Komite Pasar Terbuka Federal akan terus menilai informasi tambahan dan implikasinya terhadap kebijakan moneter," Jerome Powell, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (27/7).
Dia juga mengatakan bahwa peluang kenaikan masih ada, meskipun berlanjutnya perlambatan inflasi dan data ekonomi yang lebih lemah akan mendorong The Fed untuk menghentikannya.
Dalam konferensi pers setelah langkah kebijakan terbaru Fed, kepala Fed mengatakan bank sentral sangat memperhatikan "totalitas" data yang masuk. Khususnya mempelajarinya terkait tanda-tanda bahwa ekonomi sedang menuju periode pertumbuhan "di bawah tren" yang menurut Powell diperlukan agar inflasi turun.
Seperti yang dinyatakan setelah pertemuannya bulan lalu, The Fed mengatakan akan mengamati data yang masuk dan mempelajari dampak kenaikan suku bunga terhadap ekonomi. Terutama dalam menentukan sejauh mana penguatan kebijakan tambahan yang mungkin tepat untuk mencapai target inflasinya.
Meskipun data inflasi sejak pertemuan Fed 13-14 Juni lebih lemah dari yang diharapkan, pembuat kebijakan enggan untuk mengubah pendekatan hawkish mereka sampai ada lebih banyak kemajuan dalam mengurangi tekanan harga.
Dalam proyeksi terbaru yang dikeluarkan pada akhir pertemuan Juni, 12 dari 18 pembuat kebijakan mengatakan mereka mengantisipasi setidaknya satu kenaikan suku bunga lagi akan diperlukan pada akhir tahun ini agar kondisi keuangan cukup ketat untuk memastikan inflasi terus menurun.
Powell mengatakan keputusan akan terus dibuat berdasarkan pertemuan demi pertemuan dan bahwa para pejabat hanya dapat memberikan panduan terbatas tentang kebijakan moneter selanjutnya.
"Sangat mungkin bahwa kita akan menaikkan suku bunga dana (federal) lagi pada pertemuan September jika data diperlukan, dan saya juga akan mengatakan bahwa mungkin kita akan memilih untuk tetap stabil pada pertemuan, jika itu adalah keputusan kebijakan yang tepat," ujar Powell.
Dia memperingatkan, bagaimanapun, untuk tidak mengharapkan pelonggaran suku bunga jangka pendek. "Kami akan merasa nyaman memangkas suku bunga ketika kami merasa nyaman memangkas suku bunga, dan itu tidak akan terjadi tahun ini," tutur Powell.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
