
ATUR LAYANAN KEUANGAN: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana saat pers conference via zoom kemarin (23/8) Foto Ratih Paramitha
JawaPos.com - Peraturan baru Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mensyaratkan bank digital berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem keuangan guna mempercepat peningkatan inklusi keuangan. Bank dengan layanan digital penuh ini diharapkan bersinergi dengan fintech dan lembaga keuangan bukan bank lainnya, agar penetrasi layanan keuangan menembus seluruh lapisan masyarakat.
Tiga beleid yang baru adalah POJK No 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, POJK No 13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum, serta POJK No 14/POJK.03/2021 tentang Perubahan POJK No 34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
POJK No 12/POJK.03/2021 menjelaskan, bank umum terdiri atas bank konvensional yang dapat menyelenggarakan layanan digital (digital banking), serta bank digital ( full digital bank). Bank konvensional PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyiapkan PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) menjadi bank digital, demikian pula PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menjadi bank digital.
Sedangkan bank umum yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, ada bank syariah yang bisa menyelenggarakan layanan digital dan ada bank syariah digital.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengejelaskan, melalui Peraturan OJK (POJK) No 13/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum, salah satu poinnya adalah memangkas waktu izin untuk produk perbankan dari paling lama 60 hari menjadi 14 hari kerja.
“Itupun yang memerlukan izin kita. Semua ini memberikan payung penyelenggaran produk bank umum secara end to end, sehingga nanti bank-bank akan percaya diri. Kita juga pasti akan melihat karena dasarnya risk based approach, kita melihat pengamanan produk ini seperti apa,” kata Heru, Senin (23/8).
Heru juga memaparkan dalam waktu dekat akan memberikan panduan mengenai transformasi digitalisasi perbankan. Dalam panduan tersebut juga akan mengatur soal data nasabah bank, agar data tidak disalahgunakan. Lalu akan ada panduan tata kelola, layanan cyber security, tata kelola governance menyelenggarakan produk digital. ”Sebentar lagi kita akan keluarkan. Tunggu saja tanggal mainnya," kata Heru.
POJK ini juga membuat perubahan pengelompokan bank berdasarkan modal inti. Namun demikian, bank dapat berinovasi dalam produknya tidak dibatasi dalam pengelompokan tersebut. ”Yang dulu produk itu dikaitkan dengan modal inti, dan semua produk bank itu dulu harus ijin kita. Sekarang, yang sangat fundamental seperti mengeluarkan produk dasar, misal penghimpunan dana, penyaluran dana, kegiatan sederhana lain yang ditetapkan OJK yang masuk klasifikasi produk bank dasar dari waktu ke waktu akan berubah,” kata Heru.
Untuk produk bank dasar, lanjut Heru, bank hanya melaporkan ke OJK tanpa proses perizinan. Artinya bank boleh langsung pembuatan produk dasar. Perubahan ini menghemat waktu yang luar biasa supaya bank melakukan inovasi lebih cepat. ”Kami sudah menyiapkan pengawas andal untuk melihat tadi mengenai security-nya, teknologinya, kita menerbitkan kini ke dalam sudah siap. Kita betul-betul persiapkan ini dengan sangat baik, ”jelas Heru.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
