
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya (Baju Batik) dalam sambutan mengatakan, program pelatihan membuat kue ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
JawaPos.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam menggelorakan semangat Kemerdekaan RI menggelar pelatihan membuat kue dengan peserta Ibu-ibu PKK dari dua desa dan tiga kelurahan. Yaitu Desa Sidorukun dan Desa Kramatingil di Kecamatan Gresik. Sedangkan Tiga Kelurahan yaitu Kelurahan Singosari, Kelurahan Sidomoro dan Kelurahan Gending. Ketiganya di Kecamatan Kebomas.sekitar Perusahaan.
Photo
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya (baju batik) saat menyaksikan praktek pelatihan membuat kue di Balai Desa Sidorukun Kecamatan Gresik. (SIG untuk JawaPos.com)
Sebanyak 100 peserta ibu-ibu PKK mendapatkan pelatihan dan bantuan peralatan membuat kue dengan didampingi pelatih sampai bisa. Total anggaran mencapai Rp 300 juta.
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, program pelatihan membuat kue ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.
Kegiatan pelatihan ini menjadi komitmen perusahaan untuk maju bersama masyarakat sekitar perusahaan.
"Program ini untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Sesuai Motto HUT ke 77 Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat," kata Edy Saraya, usai penyerahan bantuan perlengkapan kue di Desa Sidorukun Kecamatan Gresik.
Photo
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, menyerahkan bantuan peralatan pembuat kue. (SIG untuk JawaPos.com)
Lebih lanjut Edy Saraya menambahkan, bantuan pelatihan terhadap Ibu-ibu PKK tersebut sebagai bentuk harmonisasi antara perusahaan SIG dengan masyarakat sekitar.
"Sehingga masyarakat sekitar perusahaan bisa mempunyai usaha dan yang sudah mempunyai usaha bisa naik kelas. Dan tetap dibina sampai naik kelas," imbuhnya
"Setiap program pelatihan yang dilakukan SIG, tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga memberikan fasilitas peralatan, agar pengetahuan dari pelatihan bisa diterapkan dan berkelanjutan. Seperti saat ini, kita membantu pelatihan dan perlengkapan," katanya.
Sementara Kepala Desa Sidorukun Kecamatan Gresik Djuli Asfug mengatakan, dari pelatihan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat untuk berwirausaha.
Photo
Ibu-Ibu perserta sangat antusias dalam pelatihan. (SIG untuk JawaPos.com)
"Nanti, akan dibuatkan Badan usaha milik Desa (Bumdes) untuk mewadahi usaha Ibu-ibu PKK. Hasilnya akan dijual ke perusahaan -perusahaan sekitar Desa," kata Djuli Asfug.
Penutupan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut juga dihadiri Lurah/Kades sekitar perusahaan SIG, serta jajaran dari Dinas UMKM dan Perdagangan Kabupaten Gresik.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
