
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Foto: Dery Ridwasah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Jawa Barat mendukung pemerintah pusat dalam mengakselarasi ekosistem digital di kawasan pedesaan.
“Saya sangat berharap Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat dapat mendukung program-program Pemerintah Pusat, terutama dalam menciptakan ekosistem digitalisasi sekaligus menyiapkan masyarakat ataupun para pemuda untuk beraktifitas di Co-Working Space yang nantinya akan siap bekerja di sektor digital,” kata Airlangga dalam keterangan resminya, Jumat (25/2).
Airlangga mengatakan dalam 15 tahun ke depan, Indonesia akan membutuhkan lebih dari 600.000 digital talent per tahun. Sehingga, pemerintah terus melakukan berbagai kegiatan peningkatan SDM agar SDM Indonesia bisa adaptif terhadap kebutuhan baik di kota maupun di desa.
”Tidak ada pilihan lain bagi kita selain menerima dan beradaptasi terhadap perubahan dan transformasi digital yang terjadi di masyarakat baik di desa maupun di kota. Ekonomi Indonesia dan dunia tentunya akan diwarnai oleh inovasi di sektor digital ekonomi dan tentunya digital ekonomi ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan perekonomian secara nasional,” tuturnya.
Airlangga menyebut, digitalisasi akan mendorong pekerjaan yang inklusif, termasuk bagi pekerja informal dan memperluas jangkauan pelatihan. Selain itu, digitalisasi juga mendorong kesetaraan terhadap sumber-sumber ekonomi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari segi kontribusi terhadap PDB, ekonomi digital berkontribusi sebesar 4 persen dan diproyeksikan akan meningkat satu setengah kali lipat. Potensi ekonomi kreatif juga perlu untuk terus dikembangkan, sehingga ekonomi digital dapat memfasilitasi pertumbuhan dan peningkatan dari kontribusi ekonomi kreatif,” ucapnya.
Airlangga menambahkan, pemerintah pusat juga apresiasi kepada Pemprov DKI dan Jawa Barat atas kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan Urban20 (U20) di masa Presidensi G20 Indonesia. Terutama, terkait tantangan yang dihadapi oleh perkotaan, pedesaan, dan pemuda di era digital ini.
”Saya harap dapat melakukan pendalaman berbagai gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat di desa dan kota melalui digitalisasi yang bersifat inklusif untuk kebutuhan masyarakat. Kami menunggu hasil yang terbaik untuk kepentingan Indonesia dan juga bisa kita gunakan sebagai percontohan di masyarakat global,” pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
