
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing (Antara)
JawaPos.com - Satgas Waspada Investasi (SWI) mengatakan, platform pinjaman online (pinjol) ilegal sulit diberantas meskipun pihak berwajib telah menutup atau memblokir aplikasi tersebut. Ketua SWI Tongam L Tobing mengatakan, penyebab pinjol ilegal masih berkeliaran di tengah masyarakat karena banyak yang menggunakan iklan dengan nama baru.
“Sudah kita blokir, kita hentikan, kita umumkan ke masyarakat tapi masih beroperasi. Masih menampilkan iklan melalui berbagai media,” kata Tongam secara virtual, Jumat (11/2).
Tongam memaparkan, para pinjol ilegal baru banyak melakukan penawaran kembali pada masyarakat karena mudahnya menyalin atau copy software. Selain itu, banyak server luar negeri yang diketahui keberadaannya menambah kesulitan sendiri bagi pemerintah melakukan pemberantasan.
"Mereka mengendalikan pelaku pinjol ini dari luar negeri. Jadi memang ini sangat kompleks dan mempunyai kesulitan tersendiri bagi kita untuk memblokir karena kita blokir hari ini, dia bisa jadi ganti nama atau bikin baru lagi," jelasnya.
Sehingga, kata Tongam, pihaknya pun tidak melakukan pemblokiran pinjol ilegal sebagai solusi jangka panjang tapi hanya mengerem operasional mereka secara masif. Untuk solusi jangka panjang, adalah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari jebakan pinjol ilegal.
“Yang paling utama adalah edukasi masyarakat kita. Sebenarnya bagaimana kita memahamkan ke masyarakat kalau kesulitan keuangan jangan pinjam dari pinjol ilegal,” ungkapnya.
Tongam menambahkan tahun ini pihaknya akan terus melakukan edukasi terkait literasi keuangan secara masif dengan memperluas sasaran ke kepala sekolah SMP dan SMA, pengurus Madrasah dan Pesantren, sampai pengurus koperasi di seluruh Indonesia.
"Kami yakin semakin teredukasi masyarakat kita, semakin sempit ruang gerak mereka,” pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
