
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono (ANTARA/HO-Humas BPS)
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2021 sebesar 3,69 persen. Sementara pertumbuhan secara tahunan (year on year/Yoy) atau jika dibandingkan kuartal IV tahun 2020 sebesar 5,02 persen. Sementara, secara secara kuartal atau dibandingkan kuartal III (qtq) tumbuh sebesar 1,06 persen.
"Ekonomi Indonesia triwulan IV 2021 tumbuh 1,06 persen. Kalau saya bandingkan dengan triwulan IV 2020 tumbuh 5,02 persen. Sedangkan secara kumulatif artinya selama 2021 tumbuh 3,69 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers secara virtual, Senin (7/2).
Margo memaparkan, capaian pertumbuhan ekonomi nasional tersebut seiring dengan penurunan kasus harian Covid-19, khususnya pada kuartal terakhir tahun 2021. Penurunan kasus Covid-19 membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat kembali naik.
“Hal tersebut tercermin dari sektor transportasi yang mulai mengalami kenaikan baik transportasi udara, laut, maupun rel (kereta api),” ucapnya.
Margo memaparkan, angkutan udara baik rute domestik maupun internasional naik 18,23 persen secara tahunan dan sebesar155,32 persen secara dibanding kuartal sebelumnya. Angkutan laut secara tahunan naik 9 persen atau 19,75 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Sedangkan angkutan kereta api secara tahunan naik 17,41 persen dan 110,71 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik seiring dengan pertumbuhan ekonomi global yang meningkat. Hal tersebut tecermin dari Purcasing Managers Indeks (PMI) global diposisi 50 sepanjang bulan Oktober hingga Desember 2021. Angka tersebut lebih tinggi secara rata-rata dibanding periode yang sama tahun 2020.
Peningkatan mobilitas juga berdampak pada sektor pariwisata yang tecermin dari rata-rata Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada triwulan IV tahun 2021 sebesar 48,34 persen atau naik 20,31 poin dibandingka kuartal sebelumnya atau 8,87 poin secara tahunan.
Kemudian, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Tanah Air juga disumbang oleh harga komoditas unggulan ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan. Diantaranya, minyak kelapa sawit yang mengalami peningkatan harga sebesar 42,41 persen secara tahunan dan 15,8 persen. Baru bara mengalami peningkatan harga sebesar 168 persen secara tahunan. Nikel mengalami peningkatan harga sebesar 23,9 persen secara tahunan.
Sementara, jika dilihat berdasarkan ekspor barang Indonesia pada triwulan terakhir pada 2021 mengalami peningkatan sebesar 45,65 secara tahunan dan tumbuh 9,47 persen jika dibandingkan pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia dikontribusi oleh beberapa mitra dagang Indonesia secara tahunan yang tersebar di beberapa negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, Singapura, Vietnam, Hongkong, dan Uni Eropa.
Tiongkok masih menjadi mitra dagang terbesar yaitu sebesar 25,8 persen atau tumbuh sebesar 4 persen. Selanjutnya disusul oleh Amerika Serikat yaitu sebesar 11,8 persen atau tumbuh sebesar 5,5 persen. Kemudian Uni Eropa sebesar 9,9 persen atau tumbuh 4,8 persen. Korea Selatan sebesar 3,4 persen atau tumbuh 4,1 persen.
“Singapura sebesar 3,4 persen atau tumbuh 5,9 persen. Vietnam sebesar 2,8 persen atau tumbuh 5,2 persen. Dan Hongkong sebesar 0,94 persen atau tumbuh 4,8 persen,” pungkasnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
