Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Desember 2021 | 02.44 WIB

Menperin Sebut Ekspor Produk Elektronik Rumah Tangga Naik 98 Persen

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Peti Kemas Ekspor Vacuum Cleaner Ke-600 PT. Selaras Donlim Indonesia (SDI) di Bogor, Senin (20/12) - Image

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Peti Kemas Ekspor Vacuum Cleaner Ke-600 PT. Selaras Donlim Indonesia (SDI) di Bogor, Senin (20/12)

JawaPos.com - Industri elektronika merupakan salah satu sektor manufaktur yang mendapat prioritas dalam pengembangan transformasi digital. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas secara lebih efisien sehingga bisa berdaya saing di pasar domestik hingga global.

“Kami mengharapkan seluruh sektor manufaktur di tanah air, termasuk industri elektronika, dapat semakin meningkatkan penerapan teknologi dasar industri 4.0 seperti Big Data, Cloud Computing, atau IoT Devices dalam menjalankan proses produksinya,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pelepasan Peti Kemas Ekspor Vacuum Cleaner Ke-600 PT. Selaras Donlim Indonesia (SDI) di Bogor, Senin (20/12)

Menperin memberikan apresiasi kepada PT SDI mampu melakukan ekspor produk vacuum cleaner (peti kemas ke-600) dengan tujuan ke Amerika Serikat. “Hal ini merupakan pencapaian tersendiri bagi perusahaan dan menunjukkan kesiapan PT. SDI untuk menjadi basis produksi vacuum cleaner di ASEAN,” ujarnya.

Menurutnya, ekspor ke pasar AS menunjukkan bahwa produk hasil industri elektronika di dalam negeri dapat bersaing secara global dan secara kualitas memiliki standar internasional. Bahkan, kemampuan sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia sudah mampu kompetitif. “Ini suatu hal yang membanggakan, karena untuk mendapatkan tempat di pasar Amerika tidak mudah, baik secara kualitas dan prosedur untuk masuk ke sana. Ini suatu hal yang harus diapresiasi,” ujar Agus.

PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP) yang merupakan induk perusahaan PT SDI telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1985. Menperin mengajak kepada PT SCNP dan SDI sebagai champion untuk melakukan pendalaman struktur dan peningkatan investasi untuk market domestik maupun global. “Jadi harus terus melakukan inovasi dan ekspansi, itu yang kami harapkan. Apalagi, ekspor merupakan hal yang sangat penting, selain mengisi kebutuhan domestik market yang juga perlu menjadi perhatian,” paparnya.

Chief Operation Officer (COO) PT. SCNP Shirly Effendy menyampaikan, produk vacuum cleaner SCNP dengan brand Bissel mampu diekspor ke Amerika Serikat, merupakan suatu hasil kerja sama antara perusahaan dengan industri elektronik raksasa asal China, Guangdong Xinbao (Donlim). SCNP dan Donlim bersama-sama membentuk satu joint venture bernama PT SDI.

“SDI didirikan khusus untuk memenuhi kebutuhan ekspor vacuum cleaner ke Amerika Serikat. Rata-rata volume ekspor vacuum cleaner ke Amerika Serikat adalah 100 kontainer per bulan,” sebutnya. Selain brand Bissel, pada awal bulan Desember 2021, SCNP juga mulai memproduksi air purifier dengan merek BlueAir yang bertaraf internasional dan juga telah diekspor ke Amerika Serikat.

Shirly menambahkan, selain mengisi pasa Amerika Serikat, perseroan juga tengah menjajaki peluang ekspor produk elektronik ke pasar Eropa.

Pihaknya terus membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis untuk menggarap sejumlah produk baru untuk dipasarkan di dalam negeri atau ekspor. "Kita membuka peluang kerja sama untuk bermitra untuk meningkatkan produksi dan penjualan," papar Shirly.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore