Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 November 2021 | 19.03 WIB

Inovasi Produk UMKM jadi Kunci Tingkatkan Ekonomi Pasca Pandemi

Ilustrasi pelaku UMKM kerajinan - Image

Ilustrasi pelaku UMKM kerajinan

JawaPos.com - Perekonomin nasional yang berangsur membaik harus ditopang oleh upaya pemerintah daerah dalam memulihkan ekonomi daerahnya setelah dihantam pandemi Covid-19. Inovasi bagi pelaku usaha menjadi kunci dalam mempertahankan bisnisnya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah menjelaskan pihaknya tidak menyalurkan jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan tunai, namun dengan mengembangkan produk buatan lokal. Dalam hal ini, Pemprov NTB memberi kesempatan kepada UMKM membuat produk dan dibeli oleh pemerintah, kemudian dibagikan ke masyarakat.

“Ada peluang kita menggunakan produk lokal. Akhirnya, meski masih dalam bentuk embrio, sekarang NTB beranjak bukan lagi pada komoditas tradisional, tapi industri pengolahannya mulai diperkenalkan,” kata Zulkieflimansyah dalam sebuah webinar, Jumat (19/11).

Menurutnya, pihaknya mengajak agar masyarakat dapat menghasilkan produk inovatif dalam mengembangkan suatu bisnis yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Salah satunya, produk perikanan yang mudah busuk dapat bertahan lama jika menggunakan teknologi.

“Ikan tidak semata dijual mentah karena nilainya menjadi rendah kalau busuk. Dicoba dengan teknologi sederhana, dikeringkan, diawetkan. Sehingga punya daya tahan yang lebih lama, begitu juga dengan produk lain," tuturnya.

Upaya Pemprov NTB dengan mengoptimalkan UMKM dimulai dari meningkatkan kepercayaan diri UMKM itu sendiri. Sehingga, nantinya produk lokal dapat menjadi kebangaan sendiri. “Contohnya tenun lokal, kelor, dan suplemen-suplemen yang dihasilkan. Saat ini UMKM yang terlibat dalam proses jaring pengaman gemilang berjumlah 5.000 UMKM,” ungkapnya.

Zulkieflimansyah melanjutkan, inovasi lainnya setelah jaring pengaman sosial selesai adalah dengan memberi insentif kepada industri pertanian. "NTB ke depan untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan lebih berkualitas, kami memilih industrialisasi sebagai pilihan," imbuhnya.

Strategi selanjutnya Pemprov NTB akan berfokus pada pengembangan pariwisata. Dengan hadirnya Sirkuit Mandalika akan memiliki dampak yang sangat luar biasa. Selain itu, Pemprov NTB menyadari penerbangan langsung ke Lombok akan meningkatkan jumlah pengunjung. Seperti penerbangan Lombok-Australia yang mencatat jumlah pengunjung lebih dari 1000 persen.

"Sambil memberi lingkungan yang nyaman buat industri besar yang sudah beroperasi di sini seperti Newmont atau PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Pertumbuhan ekonomi di NTB relatif lebih baik dari provinsi lain karena PT Amman masih melakukan ekspor industri ekstrak. Mudah-mudahan kehadiran smelting industri atau smelter di Sumbawa Barat mampu menghadirkan industri turunan positif di sektor lain," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Faisal Basri mengingatkan, pandemi Covid-19 merupakan kesempatan emas untuk melakukan sesuatu yang baru dengan cara berbeda untuk menghasilkan yang lebih baik.

"Kalau kita melakukan hal-hal sama seperti di masa lalu, inilah nasib Indonesia. Mau infrastruktur dibangun, mau investasi digenjot, kenyataan pertumbuhan ekonomi menurun terus dari waktu ke waktu. Kita melakukan cara yang baru, mindset yang baru untuk keluar dari perangkat pertumbuhan yang melambat sampai 2020," jelasnya.

Hal senada dikatakan Ekonom Universitas Gadjah Mada, Poppy Ismalina. Menurutnya, terdapat dua hal yang menentukan sebuah wilayah dapat melewati masa pandemi atau optimis menghadapi pemulihan Covid-19. Faktor kedua adalah kepercayaan dan fasilitasi pemprov, pemerintah kabupaten, dan pemerintah pusat terhadap inisiatif dan solidaritas sosial yang dibangun kelompok masyarakat.

"Faktor utama inovasi, inisiatif, dan budaya adaptasi Pemprov, pemerintah kabupaten dan kota dalam optimalisasi dan inovasi penggunanaan dana yang dialokasikan pemerintah pusat untuk bantuan ke daerah di masa pandemi," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore