
Pihak Garuda Indonesia melakukan self ramp cheking terhadap armadanya dalam melayani pemudik pada Lebaran 2019. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan bahwa mereka membuka opsi kepailitan maskapai penerbangan nasional, yakni PT Garuda Indonesia (persero) Tbk (GIAA). Langkah tersebut diambil karena maskapai plat merah ini mengalami kerugian sampai USD 2,44 miliar.
Terkait hal tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa dalam jajaran manajemen maskapai, sama sekali belum mengetahui adanya pembicaraan mengenai hal tersebut.
"Nggak ada ah (pembahasan terkait Kementerian BUMN membuka opsi kepailitan Garuda)," kata dia kepada JawaPos.com, Minggu (17/10).
Ia mengaku bahwa hanya ada pembahasan mengenai negosiasi restrukturisasi utang perseroan melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Namun, untuk membuka opsi pailit adalah hal yang baru.
Apabila benar dinyatakan pailit, Kementerian BUMN juga mengungkapkan bahwa sudah ada perusahaan penerbangan yang siap mengambil alih peran garuda sebagai partner maskapai internasional. Maskapai tersebut adalah Pelita Air yang seluruh sahamnya dimiliki PT Pertamina (Persero).
Terkait adanya maskapai pengganti, Irfan tidak banyak bicara dan menyerahkannya kepada pengambil keputusan.
"Itu urusan pemegang saham (Pertamina)," jelas dia.
Sebagai informasi, Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo menuturkan bahwa pihaknya membuka opsi mempailitkan Garuda apabila restrukturisasi utang dengan kreditur tidak berhasil. Adapun, masalah utama Garuda adalah biaya leasing yang melebihi kewajaran dan jenis pesawat yang digunakan terlalu banyak.
“Kalau mentok ya kita tutup, tidak mungkin kita berikan penyertaan modal negara karena nilai utangnya terlalu besar,” kata Tiko ketika berbincang dengan sejumlah pemimpin redaksi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
