Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Juli 2021 | 22.06 WIB

Pabrik Pengolahan Botol Bekas Terbesar Milik Danone-AQUA Diresmikan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Industri daur ulang di Indonesia terus bertumbuh. Rabu (30/6) Veolia Indonesia dan Tirta Investama meresmikan proyek gabungan mereka yang diklaim sebagai pabrik pengolahan botol bekas terbesar di Indonesia. Pabrik yang terletak di Pasuruan itu bisa memasok 50 persen kebutuhan botol Tirta Investama sebagai produsen air mineral.

Presiden Direktur Danone-AQUA Connie Ang mengatakan bahwa pabrik tersebut punya teknologi yang bisa mengolah botol PET (polyethylene terephthalate) bekas menjadi botol baru. Dengan kapasitas 25 ribu ton per tahun, fasilitas itu akan memperkuat ekosistem daur ulang perseroan.

"Botol daur ulang kami sebenarnya ada sejak lama. Namun, pabrik ini bisa meningkatkan volume plastik PET daur ulang di seluruh kemasan kami hingga 3 kali lipat," ungkap Connie.

Saat ini, lanjut dia, seluruh kemasan botol plastik kemasannya mengandung material daur ulang hingga 25 persen. Pada 2019 lalu, botol mereka terbuat dari 100 persen plastik PET daur ulang. Dengan pabrik terbaru itu, perusahaan berharap kemasan 50 persen botol plastik bisa 100 persen daur ulang.

Sustainability Director Danone Karyanto Wibowo mengatakan, strategi daur ulang merupakan upaya perusahaannya untuk mencegah bertambahnya populasi sampah plastik di Indonesia. "Sebenarnya, strategi terbesar kami adalah plastik pakai ulang seperti yang ada di produk galon. Populasi plastik pakai ulang sendiri sudah mencapai 70 persen dari total produksi," ungkapnya.

CEO Veolia Southeast Asia Sven Beraud-Sudreau mengaku sudah melakukan upaya yang sama di sejumlah negara lain. "Kami senang bisa bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mengoperasikan pabrik daur ulang terbesar," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, industri daur ulang merupakan sektor yang didukung penuh oleh pemerintah. Target pemerintah adalah mengurangi sampah plastik di laut hingga 70 persen pada 2025 nanti.

Dia juga mengatakan, pabrik itu merupakan bukti bahwa investasi di Indonesia masih menggeliat. Selama kuartal I, kinerja realisasi investasi Indonesia mencapai Rp 219,7 triliun. Sementara itu, serapan tenaga kerjanya mencapai 311.793.

"Hal ini menandakan Indonesia masih memiliki daya tarik bagi investor," ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore