
Ilustrasi bisnis e-commerce kini tumbuh pesat dengan memanfaatkan jaringan teknologi
JawaPos.com - Selama pandemi Covid-19, tren belanja online makin diminati. Masyarakat lebih suka berbelanja di balik gadget-nya dari rumah lalu hanya tinggal menunggu paket dikirim ke rumah. Selain lebih aman karena mengurangi interaksi, belanja online juga dinilai lebih cepat dan praktis. Bukan hanya itu, belanja online juga harus aman.
Laporan License Global, sesuai data perdagangan PBB dan spesialis pembangunan (UNCTAD) menyimpulkan bahwa e-commerce global melonjak dari 16 persen pada 2019 menjadi 19 persen pada 2020. Belanja 'go digital' telah membantu masyarakat di era pandemi.
Menurut data dari McKinsey & Company, tingkat penetrasi e-commerce di AS tumbuh 10 tahun dalam periode 90 hari pada tahun 2020, mencapai sekitar 33 persen. Pertumbuhan e-commerce yang terlihat pada tahun 2020 kemungkinan akan berlanjut, terutama di negara-negara berkembang, di mana pergeseran terbesar ke belanja online telah terjadi, menurut laporan 'Covid-19 dan E-commerce: A Global Review' UNCTAD.
Dalam diskusi, K-Link K-Mart Online Store, Presiden Direktur K-Link Indonesia Radzi Saleh mengatakan bahwa transformasi digital mengubah cara berbelanja masyarakat sekarang secara online. Namun ia menegaskan masyarakat tetap harus waspada saat berbelanja agar tak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menjual produk yang tidak bisa dijamin keasliannya.
"Dengan janji harga lebih murah Ini marak terjadi seperti itu. Maka konsumen penting berbelanja produk yang terjamin keasliannya. Bagi yang menjalankan bisnis pun menjadi lebih mudah dalam mempromosikan dan berjualan secara online serta mengontrol perkembangan bisnisnya secara real time,” papar Radzi Saleh secara daring baru-baru ini.
Ia menegaskan konsumen harus cerdas saat berbelanja dalam memastikan keaslian, mutu dan manfaat produknya. Tak hanya berbelanja, hal itu termasuk layanan konsultasi dokter, sharing kesehatan dan forum untuk berdiskusi tentang kesehatan dan gaya hidup sehat.
"Jika sudah yakin aman, maka belanja online sudah pasti menjadi solusi untuk anda berbelanja. Mudah, aman, produk dijamin asli dan bermanfaat," katanya.
Kemudahan berbelanja, kata dia, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Dan kuncinya yakni memang harus aman dan bagus kualitasnya.
"Sehingga masyarakat bisa semakin percaya menggunakan platform tersebut saat belanja di kemudian hari," katanya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
