
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bersama Kajati Banten Asep Nana Mulyana dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Rabu (19/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten yang melakukan pengawalan terhadap calon investor yang berinvestasi di Banten.
"Ini adalah tindakan nyata. Ini adalah bagian yang dimaksudkan Bapak Presiden agar melakukan percepatan-percepatan penyelesaian masalah perizinan dan hukum,” ujar Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam pertemuan dengan Kajati Banten Asep Nana Mulyana di Jakarta, Rabu (19/5).
Adapun pengawalan yang diberikan Kejati Banten kepada PT Lotte Chemical selaku investor yakni dalam bentuk pendampingan hukum terhadap persoalan tumpang tindih lahan yang berada di Kawasan Industri Krakatau Steel (KS) yang menjadi tempat investasi.
Bahlil berharap langkah Kejati Banten yang bersinergi dengan BPN dan Kementerian Investasi bisa menjadi contoh untuk penyelesaian masalah yang sama di daerah lainnya.
Banten Asep Nana Mulyana menuturkan, dalam proses pendampingan itu, pihaknya mendorong penyelesaian tumpang tindih sengketa lahan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
"Sebelumnya telah ada penandatangan antara PT Krakatau Industrial Estate Cilegon sebagai pemilik lahan dan PT Lotte. Dilanjutkan dengan permohonan PT KS dalam pendampingan hukum penyelesaian lahan," ungkap Asep.
Dengan permohonan pendampingan itu, Kejati Banten menyelesaikan tumpang tindih tanah antara sertipikat HPL PT KS Dengan tiga surat hak milik (SHM) di Kelurahan Rawaarum Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon Provinsi Banten.
“Sesuai arahan Presiden dan Jaksa Agung, kami sebagai bagian Satgas Percepatan Investasi di daerah punya tanggung jawab untuk memberikan kepastian hukum,” ungkap Asep.
Harapannya, dengan langkah tersebut investor yang masuk ke Banten dapat lebih nyaman berinvestasi. Kehadiran investor pun bisa memberikan dampak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Untuk diketahui, nilai investasi PT Lotte Chemical di Cilegon sebesar USD 4,3 miliar. Angka itu setara Rp 59 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000/USD.
PT Lotte Chemical itu melakukan pembangunan pabrik. Nantinya pabrik Lotte Chemical dapat menyerap 1.500 orang tenaga kerja secara langsung dan 4.000 lainnya secara tidak langsung. Keberadaan pabrik Lotte Chemical tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan bahan baku industri dalam negeri.
Baca juga: Kerja Sama dengan Krakatau Steel, Lotte Chemical Investasi Rp 60,2 T
Di sisi lain, berdasar data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang kini berubah menajdi Kementerian Investasi, nilai realisasi investasi di Provinsi Banten pada Triwulan I (Januari-Maret) 2021 mencapai sebesar Rp 14,78 triliun. Jumlah itu terdiri atas 2.898 proyek atau sebesar 28,22 persen dari target investasi sebesar Rp 51,30 triliun.
Berdasarkan realisasi investasi tersebut, menempatkan Provinsi Banten pada posisi peringkat ke-6 untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dengan realisasi sebesar Rp. 7,81 triliun dan 984 proyek setelah Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta , Sulawesi Tengah, Riau, dan Sulawesi Tenggara.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
