
Suasana Pasar tekstil Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). Meski mulai hari ini ada pembatasan jam operasional KRL yang berhenti di Stasiun Tanah Abang, hal itu tak menyurutkan niat warga untuk berbelanja sehingga menyebabkan kerumunan orang.
JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis pemulihan ekonomi nasional dapat berlangsung lebih cepat, khususnya di sektor perdagangan dalam dan luar negeri. Asalkan, semua pihak bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.
"Seperti arahan Pak Presiden, kuncinya ada pada disiplin dalam menjaga protokol kesehatan," kata Wamendag Jerry Sambuaga dalam keterangannya, Sabtu (15/5).
Jerry menjabarkan, pihaknya sendiri telah melakukan berbagai upaya memberikan fasilitas untuk mengadaptasi pola-pola interaksi perdagangan dalam era pandemi. Salah satunya, melalui digitalisasi, mendorong perdagangan online, dan melalui diplomasi perdagangan secara virtual.
Selain itu, Kemendag juga terus mengawal perdagangan agar persediaan barang pokok penting dan strategis dalam upaya mengatasi Covid-19 bisa terlaksana dengan baik. Termasuk juga mengawal agar pasokan kebutuhan masyarakat selama Lebaran bisa terpenuhi dengan baik dengan harga yang masih bisa dijangkau masyarakat.
Sebab, terdapat beberapa sektor yang kebutuhannya meningkat tajam pada masa Lebaran antara lain produk makanan, minuman, pakaian dan alas kaki. Selain itu produk-produk untuk kesehatan seperti masker dan sanitizer juga terus diupayakan agar selalu tersedia.
"Intinya kita turut menyambut Lebaran dengan penuh kebahagiaan dengan memberikan dukungan penuh pada sektor perdagangan. Mudah-mudahan Lebaran ini menjadi berkah bagi kita semua, baik dalam sisi kesehatan maupun perdagangan dan ekonomi," tuturnya.
Jerry menambahkan, saat ini pemerintah tengah berfokus untuk membangkitkan sektor kesehatan dan ekonomi nasional dengan melakukan pembatasan kegiatan sosial dan vaksinasi. Masyarakat diminta bersabar dan mendukung program itu agar Covid-19 dan dampaknya bisa dimitigasi dengan baik.
"Pada kuartal pertama tahun ini ekonomi sudah mulai menunjukkan pemulihan. Trennya sudah bagus. Pemerintah berharap pada semester kedua tahun ini kita sudah bisa tumbuh. Karena itu kita harus mematuhi pembatasan yang ada dan mendukung program vaksinasi," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
