
Salah satu aset Jiwasraya di Kawasan Kota Lama, Semarang (Estu Suryowati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengungkapkan, kasus BLBI, Jiwasraya dan Asabri sebaiknya dapat dijadikan momentum untuk mendorong pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset. Menurutnya, selama ini pemerintah belum cukup serius dalam mendorong pembuatan RUU tersebut.
Sehingga RUU Perampasan Aset tersebut terbengkalai dan tak kunjung disahkan sejak 2008 silam oleh Dewan Perwakilam Rakyat. "Makanya dengan adanya kasus BLBI, Jiawasraya, Asabri, ini harus jadi momentu untuk mendrong RUU Peranpasan Aset," ujatnya dalam diskusi virtual, Selasa (20/4/).
Karyono menilai, RUU Perampasan Aset sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kerugian negara secara cepat dan maksimal. Hal tersebut sekaligis dapat memberikan efek jera pada koruptor.
Pasalnya, selama ini, antara pengembalian aset atas kerugian negara tidak menemukan keselarasan dari hukuman yang ada. "Kalau kita lihat grafik korupsi semakin meningkat, ini mengonfirmasi bahwa hukuman kita tidak menimbulkan efek jera. Misal hukuman 3 tahun pegembalian Rp 1 miliar padahal nilai kerugian negara trilunan," ungkapnya.
Dia pun menyarankan agar pemerintah segera melakukan pembahasan bersama DPR untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset yang menjadi penting bagi negara. "Sekarang kita minta agar segerah disahkan denga adanya momentum kasus Jiwasraya, Asabri, dan BLBI," pungkasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=7F4q3jmQqcY

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
