Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Februari 2021 | 01.46 WIB

Bahas Investasi di Jabar, Harus Berkolaborasi dengan Pengusaha Lokal

Ketua Apkasi Mardani H. Maming - Image

Ketua Apkasi Mardani H. Maming

JawaPos.com–Jawa Barat mencatat total investasi Rp 120,4 triliun pada 2020. Provinsi itu menjadi penyumbang investasi terbesar di Indonesia. Angka tersebut setara dengan 14,6 persen secara nasional.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H. Maming mengungkapkan, terdapat dua alasan utama mengapa investor berinvestasi ke Provinsi Jawa Barat. Alasan utama yang melatarbelakangi investor memilih Jawa Barat sebagai tempat investasi adalah infrastruktur di wilayah Jawa Barat lebih baik dari daerah lain.

”Investasi terbesar itu di Jawa Barat. Dengan investasi terbesar ini, Hipmi bisa lebih berperan. Salah besar jika kader Hipmi tidak berpartisipasi dalam pembangunan industri baru. Investasi baru harus libatkan kader Hipmi,” ujar Mardani dalam keterangannya, Sabtu (27/2).

Alasan lain selain infrastruktur, lanjut dia, adalah tingkat produktivitas buruh atau masyarakat Jawa Barat. Berdasar survei, penduduk Jawa Barat dianggap paling produktif se-Indonesia.

”Saya juga titipkan kader Hipmi Jawa Barat bisa disinergikan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Karena sektor ini sangat kompetitif dan peluang membuka lapangan pekerjaan yang luas,” tutur Mardani.

Menurut dia, kader HIPMI di Jawa Barat harus berperan besar karena mengisi ruang industri kreatif. Pada masa pandemi Covid-19, pihaknya perlu membangun sinergitas yang lebih baik lagi. Sebab, Jawa Barat menghasilkan beberapa start up dan produk kreatif.

”Kami akan laporkan kepada Pak Gubernur Jawa Barat list start up yang ada di kader Hipmi Jawa Barat, agar ada political will dikasih ruang. Jangan sampai start up asing yang maju di dalam negeri, perlu ada sebuah afirmasi bagaimana start up lokal produk dalam negeri bisa maju,” ucap Mardani.

Mardani H. Maming menambahkan, Jawa Barat harus berbangga karena sepertiga ekspor yang terkait dengan ekonomi kreatif datang dari Jawa Barat. Hal tersebut menandakan sumber daya manusia (SDM) Jawa Barat jika diberi ruang dan platform promosi yang baik, bisa menjadi mayoritas penyumbang ekspor.

”Untuk itu, kami sangat berharap Pak Gubernur Ridwan Kamil bisa memberi ruang lebih kepada anak Hipmi khususnya Hipmi Jawa Barat,” ujar Mardani.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=8OS1JAfzJUc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore