
Ilustrasi sebuah pusat perbelanjaan yang sepi akibat serbuan online shopping dan turunnya daya beli
JawaPos.com - Di masa pandemi Covid-19, masyarakat perlu memperhatikan lebih detail soal kesehatan. Apalagi saat ini pemerintah juga tengah mempersiapkan rencana memasuki era new normal, di mana aktivitas kembali seperti biasa dengan gaya yang baru.
Dengan adanya hal tersebut, masyarakat pun secara pasti mulai beralih ke layanan pembayaran non tunai dan membuahkan hasil yang positif. Salah satunya adalah Youtap Indonesia yang bekerjasama dengan ShopeePay.
Adapun, volume transaksi non tunai ShopeePay pada jaringan merchant Youtap baik mitra merchant UMKM maupun merchant besar, mengalami pertumbuhan sangat signifikan hingga 5 kali lipat. Meskipun mengalami penurunan di awal PSBB, pertumbuhan transaksi non-tunai seperti di sektor UMKM, untuk warung kecil tumbuh 283 persen dan toko bahan makanan tumbuh 50 persen.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 dan penerapan PSBB telah berdampak pada banyak mitra merchant kami, terutama pada para pelaku UMKM. Melalui teknologi dan layanan kami, Youtap siap membantu mendorong keberlangsungan usaha dalam memasuki masa kenormalan baru ini," ujar CEO Youtap Indonesia Herman Suharto melalui siaran pers, Kamis (28/5).
Marketing Manager ShopeePay Cindy Candiawan menyebutkan bahwa ada perubahan pada perilaku konsumen. Apabila sebelumnya transaksi ShopeePay paling banyak terjadi di akhir pekan, pola transaksi mengalami perubahan dengan kecenderungan volume transaksi terjadi secara merata sepanjang minggu.
"Kami percaya bahwa lewat kolaborasi ini, kami dapat senantiasa menjangkau lebih banyak rekan usaha dan juga mendorong aktivitas transaksi non tunai agar akan semakin mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat," tuturnya.
Selain pada mitra merchant UMKM, ShopeePay juga telah dimanfaatkan oleh mitra merchant besar Youtap seperti McDonald’s. Dalam waktu singkat, penggunaan ShopeePay tercatat terus mengalami peningkatan signifikan dari minggu ke minggu.
Herman berharap bahwa peningkatan transaksi non tunai ini kedepannya dapat membawa angin segar bagi para mitra merchant yang kini tengah berjuang menjalankan usahanya sambil beradaptasi menjalankan masa kenormalan baru.
“Selain menjalin kerjasama dengan beberapa penyedia layanan transaksi digital di Indonesia, kami juga menggaungkan kampanye bersih, sehat, dan aman di seluruh jaringan mitra merchant Youtap. Salah satu contohnya adalah kami baru saja membangun fasilitas cuci tangan di beberapa titik pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung, yang kedepannya akan disusul di kota lainnya,” tutup Herman.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=vD9J2YwqRxA
https://www.youtube.com/watch?v=NnyRhw3KjCs
https://www.youtube.com/watch?v=HmAiV5mNpIw

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
