
Ilustrasi Gedung Bank Indonesia (BI)
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) meyakini, perekonomian Indonesia perlahan akan semakin membaik seiring dengan penanganan kasus virus korona Covid-19. Dalam hal ini, angka pasien yang sembuh akan terus bertambah atau lebih tinggi dibandingkan angka kematian.
Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, cadangan devisa akan naik menjadi USD 125 miliar pekan depan dari posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 yang mencapai USD 121,01 miliar.
Perry menjelaskan, kenaikan cadangan devisa pekan depan dipengaruhi oleh penerbitan surat utang global oleh pemerintah, yang rencananya akan diterbitkan 15 April 2020.
"Begitu setelmen selesai, cadangan devisa akan mendekati angka USS125 miliar," ujarnya dalam video conference, Kamis (9/4).
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 mencapai USD 121,01 miliar, menurun dibandingkan posisi akhir Februari 2020 sebesar USD 130,4 miliar.
Adapun, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
