
Photo
JawaPos.com - Wabah virus korona menjadi salah satu ancaman cukup berbahaya saat ini. Agar terhindar dari virus ini, banyak orang berbondong-bondong memproteksi diri salah satunya dengan mengenakan masker.
Saking banyaknya permintaan, harga masker pun melambung. Untuk yang jenis biasa, harganya ada yang sampai Rp 100 ribu per boks. Melihat fenomena ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir mengatakan, hal ini memang menjadi peluang tersendiri bagi distributor dan pedagang.
Dia pun mengaku pernah mendapat permintaan masker dari Tiongkok sebanyak hampir dua juta masker. Tapi sayang, Erick bingung lantaran barang tersebut akhir-akhir ini sangat sulit ditemukan.
"Saya ditelepon sama Suning (Holding Group). Dia beli investasi bola saya waktu di Inter Milan. Dia bilang mau beli hampir dua juta masker, tapi saya bingung mau ke mana. Itu kesempatan," katanya, Senin (10/2).
Erick pun berharap para pedagang dan distributor yang memiliki barang untuk segera merilisnya ke pasar. Permintaan yang ada, kata dia, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
