
OVERLOAD: Warga ketika melakukan transaksi pengiriman barang di kantor Pos Batam, Jumat (20/7).
JawaPos.com - Batam menjadi salah satu kota dengan transaksi jual beli online tertinggi di Indonesia, hal ini terlihat jelas dari kepadatan aktivitas perusahaan ekspedisi dalam beberapa waktu belakangan.
Kepadatan aktivitas tersebut berujung pada tersendatnya alur pengiriman barang, yang bisa tertunda sampai dua Kali lebih lama dibandingkan waktu normal.
Pos Indonesia adalah satu dari beberapa perusahaan ekspedisi di Batam yang mengalami overload. Wakil Manajer Bidang Operasi Pos Indonesia cabang Batam, Muhammad Rusdi mengatakan bahwa kondisi overload ini sudah berlangsung cukup lama.
Overload mulai dirasakan sejak setelah lebaran dan mencapai puncaknya menjelang berakhirnya libur sekolah.
Lanjut Rusdi, pengiriman barang, baik yang keluar maupun yang masuk ke Batam mengalami penundaan ini, disiasati dengan berbagai cara, walaupun hal tersebut menyebabkan pembengkakan biaya pengiriman.
Upaya Pos Indonesia mengirim barang dengan memanfaatkan penerbangan, terkadang tertahan dengan jadwal pesawat yang tidak bisa setiap kali mengikutsertakan titipan masyarakat.
"Kita upayakan setiap hari mengirim barang, namun karena memang jumlah barang sekarang lagi tinggi, tetap tidak mengurangi overload," kata Rusdi ketika ditemui di Kantor Pos Batam, Batam Centre, Batam pada Jumat (20/7).
Selain jumlah barang yang memang sedang banyak-banyaknya, Rusdi juga mengatakan faktor jadwal pesawat yang menjadi jembatan antara batam dengan daerah lain dan sebaliknya, juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh pada penumpukan barang ini.
Kalau sudah begitu, Rusdi mengaku menyiapkan rencana lain dengan mengirim barang melalui rute berbeda sebelum akhirnya dikirim ke kota tujuan.
"Kita memanfaatkan semua penerbangan, terkoneksi dengan segala cara, walaupun efeknya jadi besar pengeluaran kita," lanjutnya.
Selain itu, penambahan jumlah pegawai juga menjadi alternatif Pos Indonesia untuk mengurangi overload. Dengan begitu upaya mempercepat pengiriman barang bisa terlaksana, walaupun jadwal penerbangan tetap memiliki peran penting dalam upaya mengurangi penumpukan barang.
Kondisi ini juga mulai dikeluhkan masyarakat yang memanfaatkan jasa pengiriman barang. Umumnya masyarakat mengeluhkan dan mempertanyakan masalah waktu pengiriman barang yang mengalami penundaan. Namun keluhan tersebut masih dalam tahap wajar dan masyarakat juga bisa menerima alasan yang diberikan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
