
ILUSTRASI: Petugas BPJS Kesehatan melayani peserta jaminan kesehatan nasional. (Radar Tarakan/Jawa Pos Group)
JawaPos.com - Ombudsman RI merekomendasikan pemerintah menutup defisit keuangan yang sedang mendera Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dari kenaikan cukai rokok. Hal itu dinilai bisa memperkecil kenaikan iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat.
"Kenaikan tidak full 100 persen, tutup dahulu bisa diambil sumber pembiayaan lain. Misalnya cukai rokok," ujar Anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih dalam diskusi bertajuk 'BPJS Salah Kelola, Pelayanan Publik Disandera' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/10).
Di sisi lain, sambung Ahmad, BPJS Kesehatan harus melakukan pembenahan pelayanan kesehatan. Pembenahan dapat dilakukan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah.
Sementara itu, Perkumpulan Prakarsa menegaskan pendanaan JKN-KIS seharusnya tidak memberatkan pada sumber publik. Beban finansial JKN-KIS harus tersebar merata dan sumber pendanaan stabil dan bisa diprediksi.
Peneliti Perkumpulan Prakarsa Eka Afrina mengatakan sumber pendanaan JKN-KIS yang bisa diandalkan adalah relokasi pos anggaran pada APBN, amandemen UU cukai dan menambah barang cukai.
"Jika earmarking cukai rokok untuk kesehatan dialokasi sebesar 15 persen saja maka akan ada tambahan Rp 22,9 triliun untuk program kesehatan," jelas Eka.
Diberitakan sebelumnya, Defisit BPJS Kesehatan diperkirakan mencapai Rp 32 triliun sampai dengan akhir 2019. Terdiri dari limpahan tahun 2018 dan tahun ini.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris pernah mengatakan bahwa kondisi lebih buruk akan terjadi di 2024. Proyeksi defisit diramalkan di atas lebih dari Rp 77 triliun jika tidak ada kenaikan iuran. "Tahun ini proyeksi defisit Rp 32 triliun. Defisit Naik dari tahun 2018 sebesar Rp 18,3 triliun," kata Fachmi Idris belum lama ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022