
Kepala BPPIKemenperin Doddy Rahardi saat meninjau pabrik baja dan logam di kawasan Industri Delta Silicon, Cikarang, Kamis (16/7). (For JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah pandemi, industri logam masih bisa berkontribusi untuk ekonomi nasional. Periode Januari-Mei 2020 mampu melakukan ekspor senilai USD 9,2 miliar. Angka itu naik 41 persen dibanding periode yang sama pada 2019 yang hanya mencapai sekitar USD 6,5 miliar.
"Pencapaian ini selaras dengan salah satu strategi dalam program Making Indonesia 4.0. yaitu meningkatkan produktivitas industri yang berorientasi ekspor guna mendorong produk go internasional,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahardi dalam keterangannya, Jumat (17/7).
Doddy Rahardi menuturkan, Kemenperin telah merumuskan indikator untuk mengukur kesiapan sektor manufaktur dalam bertransformasi menuju industri 4.0 atau Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).
INDI 4.0merupakan tindak lanjut implementasi roadmap Making Indonesia 4.0, yang salah satu tujuannya adalah menciptakan daya saing global. Sementara, sektor industri logam tidak termasuk dalam sektor prioritas, tetapi harus bertransformasi guna mendukung kesiapan menuju era digital 4.0. Pasalnya industri tersebut merupakan mother of industry.
“Industri logam ini adalah mother of Industry karena produk logam dasar merupakan bahan baku utama yang menunjang bagi kegiatan sektor industri lain seperti industri otomotif, maritim, elektronika, dan sebagainya,” terang Doddy.
Sebelumnya Doddy menghadiri ‘End-to-end Industry 4.0 Implementation in Tatalogam Group’, di kawasan Industri Delta Silicon, Cikarang, Kamis (16/7).
Di sana dia memaparkan bahwa industri logam selama ini telah memberi kontribusi yang cukup tinggi bagi perekonomian bangsa Indonesia. Oleh karena itu, implementasi INDI 4.0 di sektor ini sudah sejalan dengan program Making Indonesia 4.0.
Di sisi lain, Tatalogam Group telah menjadi manufaktur logam pertama yang menjalani asesmen INDI 4.0 dari BPPI Kemenperin. Asesmen itu kemudian dilanjutkan dengan pendampingan secara online pada hari Jumat-Senin (17-20/7) mendatang.
Dari penilaian Doddy, inovasi yang selama ini dilakukan Tatalogam Group sudah lebih maju. "Kami harap mereka (Tatalogam, red) bisa menjadi lighthouse Indonesia sehingga bisa dijadikan contoh bagi industri lain di bawahnya agar bisa segera menuju era 4.0,” terang Doddy.
Vice President Tatalogam Group Stephanus Koeswandi mengatakan, pihaknya sudah melakukan implementasi 4.0 secara garis besar di beberapa lini.
“Mulai dari machine to machine. Antara mesin itu sudah berhubungan. Jadi kalau buat kami, implementasi 4.0 itu konsepnya DNA. Harus ada Device, Network, dan Application (DNA),” ujar Stephanus kepada wartawan.
Device yang dimaksud berarti memiliki mesin yang sudah lebih pintar. Setelah memiliki Device yang mumpuni, tahap selanjutnya ialah bagaimana mereka menggunakan Network. Mengkoneksikan antara Device ke system yang sudah exsisting.
Stephanus menilai, industry 4.0 bukan untuk mengurangi tenaga kerja manusia. Justru industry 4.0 bertujuan untuk meningkatkan added value dari manusia. "Manusianya kita tingkatkan. Kita kasih pekerjaan yang lebih manusiawi, bukan hanya memindahkan barang. Itu kan pekerjaan mesin," kata Stephanus.
Pasar ekspor bisa menjadi tolok ukur bagi produk yang dihasilkan manufaktur yang telah bertransformasi ke era 4.0. Karena, standar yang ditentukan di berbagai negara sangat tinggi dan berbeda-beda pula.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=p7_3EICZLdE
https://www.youtube.com/watch?v=LIjPhRoYHyk
https://www.youtube.com/watch?v=imzFhe5bRkg
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022