Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 22.45 WIB

Kemenperin Bidik Pasar Kerja Global untuk Serap Lulusan Sekolah Vokasi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (A Muzdaffar Fauzan/Antara) - Image

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (A Muzdaffar Fauzan/Antara)

JawaPos.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperluas pasar kerja hingga ke luar negeri sebagai salah satu strategi menjaga penyerapan lulusan sekolah vokasi. Kualitas lulusan sekolah vokasi Kemenperin telah mendapat pengakuan dari dunia industri.

”Hingga Juli 2026, sebanyak 1.483 orang atau 63,70 persen dari total 2.369 lulusan telah terserap bekerja di berbagai perusahaan industri. Capaian ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan SMK Kementerian Perindustrian sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Doddy Rahadi dilansir dari Antara.

Menurut dia, BPSDMI akan terus mendampingi lulusan yang masih dalam proses pencarian kerja. Para lulusan yang masih dalam proses rekrutmen, BPSDMI bersama SMK akan memberi asistensi selama tiga bulan untuk pencarian kerja.

”Apabila dalam enam bulan masih belum terserap, akan diberikan program penguatan kompetensi spesifik maupun fasilitasi pemagangan guna mempercepat penempatan kerja,” jelas Doddy.

Selain memiliki tingkat penyerapan kerja yang tinggi, menurut Doddy, sekolah vokasi Kemenperin semakin diminati masyarakat. Pada tahun ajaran 2026, rasio pendaftar terhadap daya tampung mencapai 1:12,2, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1:10,7.

Doddy menegaskan tingginya animo masyarakat tersebut menjadi motivasi bagi BPSDMI untuk terus menjaga kualitas pendidikan vokasi industri.

Doddy Rahadi mengatakan, peluang kerja di pasar internasional menjadi salah satu solusi untuk menjaga daya saing lulusan di tengah perlambatan industri manufaktur dalam negeri akibat kondisi ekonomi global.

”Kalau sektor jasa tentu penyerapannya cukup besar. Sementara sektor manufaktur memang sedikit melemah karena kondisi pasar dunia. Tetapi kita tidak boleh berhenti,” ujar Doddy.

Menurut Dia, Kemenperin mulai memperluas kerja sama dengan sejumlah negara yang masih membutuhkan tenaga kerja terampil. Pelatihan pun disiapkan agar lulusan mampu memenuhi kebutuhan industri di berbagai negara, termasuk kawasan Eropa Timur.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore