
Photo
JawaPos.com - Sempat viral PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE disebut berafiliasi dengan organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia. Bahkan, sampai dikatakan mendanai teroris. Hal tersebut ramai di Twitter pada 11 Desember lalu.
Meski dilanda isu miring, kinerja perseroan tetap mencatatkan angka pertumbuhan. Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi mengatakan bahwa pemakaian jasa tetap tumbuh sampai 15 persen.
"Tidak ada sama sekali. Pertumbuhan 10 sampai 15 persen dibandingkan bulan lalu, November," jelasnya dalam telekonferensi pers di Jetski Cafe, Jakarta Utara, Rabu (16/12).
Baca juga: Presdir JNE Tegaskan Hanny Kristianto Bukan Bagian dari Perusahaan
Pada saat pandemi ini pun, jika dibandingkan dengan tahun 2019, pertumbuhan pemakaian jasa JNE naik hingga 25 persen. Meski pada awal pandemi mengalami hambatan.
"Kami dibandingkan tahun lalu itu tumbuh di atas 25 persen. Selama 5 tahun itu rata-rata tumbuh 25 persen," imbuhnya.
Terkait isu miring tersebut, pengacara kondang Hotman Paris sebagai kuasa hukum JNE siap untuk membawa kasus ini ke ranah hukum apabila masih ada kabar burung yang mengatakan kliennya mendukung salah satu ormas sampai mendanai teroris.
Hotman menjelaskan pelaku bisa dikenakan UU ITE dengan ancaman hukuman 4 sampai 6 tahun penjara jika merugikan golongan tertentu. Oleh karenanya, dia berharap tidak ada orang yang menyampaikan berita bohong tersebut.
"Mereka (JNE) belum mau melakukan tindakan itu, tunggu dulu sampai selesai, masih ada nggak yang kurang ajar atau ada nanti kita pidanakan, mungkin bisa saja belum mengerti dan paham. Jadi tolong jangan diulangi lagi, itu ancaman serius dan bisa ditahan," tutur Hotman.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=tbBNiL4st4w

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
