
ilustrasi
JawaPos.com – Krisis ekonomi global tahun 2008 dan 2009 tak bisa disamakan dengan kompleksitas masalah ekonomi sekarang. Kata pengamat ekonomi Direktur Eksekutif Mandiri Institute Destry Damayanti krisis di 2008-2009 dipicu oleh memburuknya likuiditas kondisi ekonomi global disertai stimulus keuangan tidak ada. Sehingga, terjadilah penurunan suku bunga.
"Sekarang, kondisi keuangan memang ada masalah. Tapi masih ada stimulus," ucap Destry Damayanti dalam paparan Macroeconomic Outlook, di Plaza Mandiri, Senin, (21/9).
Krisis pada 2008, dikatakan Destry masih tergolong memberi implikasi ringan. Saat itu ekonomi domestik kuat, sehingga bisa bertahan pada 2009. Aliran dana yang masuk cukup kuat, pada akhirnya recoverynya cepat.
Selain itu, kata Destry saat ini penjualan komoditi turun. Geliat itu sudah terlihat sejak 2012. Pemerintah sejak saat itu bergerak, tidak diam. Mereka mengambil langkah normalisasi kebijakan ekonomi dengan paket kebijakannya.
"Biar bagaimana pun central bank itu ada di US, walaupun Jepang baik itu tidak akan berpengaruh," tandasnya.
Menurut Destry, bahwa sebenarnya kondisi perekonomian Tiongkok juga sedang menukik. Diperparah kondisi ekonomi yang stagnan membuat investasi turun hingga 3,6 persen. Ini kondisi yang tidak mudah. Destry menambahkan, strategi pemerintah harus didorong. Salah satu caranya yaitu re-industrialisasi.
"Konsumen nggak spending, nggak ada daya beli, PHK, turunnya produksi ini masalah. Lalu saving lebih dibanding spending. Ini butuh terobosan," ungkapnya.(tih/jpg)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
