
Konsumen memakai Antis Hand Sanitizer di SPBU MT Haryono, Jakarta, Jumat (15/10). (Saifan Zaking/JawaPos.com)
JawaPos.com - Enesis Group menggandeng Pertamina Retail, anak usaha PT Pertamina Patra Niaga (Pertamina Group) dalam menjalankan program Laku Berat (Lawan Kuman Bersama Antis). Program ini merupakan upaya dalam rangka mengurangi potensi penyebaran Covid-19, khususnya di SPBU Pertamina.
Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirya Yudhistira mengatakan, kerjasama ini dilakukan melihat potensi dari banyaknya interaksi, khususnya melalui media perantara yaitu tangan yang terjadi di SPBU Pertamina.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Retail, mari kita melakukan edukasi dan reminder kepada masyarakat soal protokol kesehatan, terutama kebersihan tangan," jelas dia dalam Konferensi Pers Laku Berat di SPBU MT Haryono, Jakarta, Jumat (15/10).
"Antis itu sudah melakukan uji coba ketat dan terbukti dalam membunuh kuman, yaitu membunuh 99,99 persen kuman dan virus hanya dalam waktu 4 detik, termasuk covid. Jadi tidak usah khawatir, kita fokus kepada tangan, karena tangsn itu sarana penularan bakteri dan virus," sambungnya.
Adapun, bentuk kerjasama yang dilakukan adalah menyediakan dispenser hand sanitizer ditempat pengisian. Kemudian, para konsumen pun juga akan diberikan Antis Hand Sanitizer Tube atau Sachet setiap pengisian bahan bakar di SPBU Coco Pertamina.
"Kita menyediakan 1,3 juta (antis) untuk SPBU Coco di Pulau Jawa. Sehabisnya 1,3 juta itu kalau kurang nanti kita akan kasih lagi," tutur dia.
Marketing Manager Pertamina Retail Donny Widyanto pun mengakui bahwa SPBU ini merupakan titik yang berpotensi tertinggi terpapar Covid. Oleh karenanya, pihaknya pun sangat menyambut baik kolaborasi bersama Enesis Group.
"Kita tidak bisa berjalan sendiri, makanya kita melakukan kolaborasi. Kerjasama dengan Antis ini, kita tau Antis ini nomor 1 lah yang bergerak di bidang hand sanitizer yang menurut saya kekinian. Itu yang menjadi pertimbangan kami untuk bisa berkolaborasi dengan Antis," jelasnya.
Melanjutkan penjelasannya, Ryan berkata bahwa agar Indonesia bisa kembali pulih daripada pandemi Covid-19, pemahaman terkait protokol kesehatan kepada masyarakat harus lebih digencarkan. Artinya, kolaborasi ini pun diharapkan mampu membantu pemerintah dalam mengentaskan penyebaran Covid-19.
"Indonesia satu-satunya jalan bisa pulih dari Covid kalau pemerintah dan swasta itu bekerja sama. Ini bukan tanggunjawab dari pemerintah saja, tapi juga semua orang," imbuhnya.
Sebagai informasi, kerjasama ini akan menitikberatkan Pulau Jawa dalam pelaksanaan program. Di mana terdapat 90 SPBU Coco yang tersebar di Pulau Jawa, antara lain 36 di DKI Jakarta, 12 di Banten, 24 Jawa Barat, 9 di Jawa Tengah dan 9 di Jawa Timur.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
