
Pekerja menurunkan beras impor asal Vietnam milik Perum Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/12/2022). Perum Bulog mengimpor 5.000 ton beras asal Vietnam yang dialokasikan untuk pemenuhan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dilakukan
JawaPos.com - Pemerintah mendorong perusahaan pelat merah berperan maksimal di rantai distribusi sektor pangan. Menteri BUMN Erick Thohir memproyeksikan bahwa Kementerian BUMN butuh anggaran sekitar Rp 40 triliun agar bisa punya kekuatan dalam menguasai cadangan pangan.
Dana tersebut bakal diserahkan kepada Perum Bulog selaku stabilisator dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sebagai off-taker sesuai mekanisme pasar. "Angka-angkanya sudah diusulkan, kalau kita mau punya stok pangan secara menyeluruh itu, kurang lebih Bulog sebagai stabilisator mungkin perlu uang Rp 20 triliun sampai Rp 24 triliun dan RNI perlu Rp 16 triliun sebagai off-taker," papar Erick di Jakarta kemarin (13/2).
Menurut Erick, keputusan BUMN Pangan sebagai off-taker tersebut merupakan hasil dari rapat koordinasi terbatas bersama Presiden Joko Widodo. Jokowi memerintahkan kepada BUMN di bidang pangan untuk mempersiapkan proses penyerapan hasil pertanian dan peternakan dari rakyat. Upaya tersebut bertujuan menjaga ketersediaan pasokan pangan dan meminimalkan anjloknya harga di tingkat petani dan peternak.
Namun, Erick tak ingin penugasan itu membebani keuangan perusahaan pelat merah bersangkutan. Oleh karena itu, dia berharap DPR bisa membantu merealisasikan pembiayaan tersebut dengan pengenaan bunga murah.
Menteri BUMN menyebutkan bahwa Program Makmur yang dicetus pada 2021 telah berhasil mendongkrak produktivitas dan pendapatan petani dari berbagai komoditas. Namun, BUMN untuk beberapa komoditas semisal kopi dan jagung masih berkolaborasi dengan swasta sebagai bagian dari off-taker.
Sebab, lanjut Erick, perusahaan milik negara tidak punya kemampuan dana untuk menguasai industri pangan seperti swasta. "Tidak mungkin kita ditugaskan sebagai off-taker, tapi dengan pendanaan commercial bank, sangat tidak mungkin," tegasnya.
Erick menambahkan, pihaknya saat ini sudah membentuk project management office (PMO) bersama dengan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Sebelumnya, Mendag Zulkifli Hasan sempat mengusulkan agar pemerintah dapat mendukung perusahaan BUMN untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 100 triliun.
Menurut Zulhas, sapaannya, upaya itu bisa menyejahterakan petani. Sebab, mereka hanya fokus pada sisi produksi. Sementara itu, negara melalui BUMN bertugas menyerap hasil panen.
---
TARGET-TARGET PRODUKSI KOMODITAS PANGAN 2023
Komoditas | Proyeksi Produksi
Beras | 54,5 juta ton
Bawang merah | 1,71 juta ton
Bawang putih | 45.450 ton
Cabai | 2,93 juta ton
Daging sapi | 465.150 ton
Daging ayam | 3,87 juta ton
Sumber: Kementerian Pertanian

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
