
Photo
JawaPos.com - Kementerian ESDM menjelaskan alasan pemerintah menghentikan sementara ekspor batu bara. Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan, hal itu terjadi karena pasokan batu bara untuk PLN dan IPP sangat minim bahkan terancam kosong jika tidak melakukan pengamanan.
Langkah tersebut sesuai dengan instruksi Presiden untuk mengamankan dan mengutamakan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu ketimbang pemintaan ekspor. “Karena kita ingin memastikan dari stok yang tersedia secara nasional untuk dikomersialkan itu sebagaian besar dipakai memenuhi situasi emergency yang kita hadapi," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/1).
Arifin memaparkan, sebesar 40 persen dari jumlah produksi batu bara secara nasional dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PLN. Produksi batu bara sendiri sekitar 600 juta ton. Batu bara yang memenuhi spesifikasi sekitar 240 juta ton. Sedangkan, kebutuhan batu bara untuk pembangkit hanya sekitar 150 juta ton.
Arifin menyebut, jika produsen batu bara memenuhi komitmen tersebut seharusnya tidak terjadi krisis. Menurutnya, sinyal krisis ini sudah terlihat sejak Agustus 2021 dan sudah diatasi. Namun, trennya belanjut hingga mengkhawatirkan.
"Prioritas utama adalah bagaimana bisa menjaga ketersediaan suplai listrik ini untuk masyarakat. Kebijakan DMO 25 persen Haris bentuk ditaati,” pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
