JawaPos Radar | Iklan Jitu

Menhub Tak Ingin Industri Penerbangan Bangkrut

Kenaikan Tiket Pesawat Harap Dimaklumi

12 Januari 2019, 17:48:55 WIB
Menhub Tak Ingin Industri Penerbangan Bangkrut
Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Kenaikan tarif tiket pesawat membuat polemik di masyarakat. Mereka menilai kenaikan yang dilakukan oleh maskapai terlalu berlebihan.

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta masyarakat memahami kondisi tersebut. Menurut dia, selama kenaikannya masih wajar, maka hal itu perlu dimaklumi.

Pasalnya, kebijakan untuk menaikkan tarif yang dilakukan oleh maskapai dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis mereka. Jika sulit mendapat untung, maka maskapai sulit untuk melanjutkan bisnisnya dengan pelayanan yang baik.

"Kita ini mesti take and give ya. Industri airlane ini juga harus dilindungi. Artinya mereka pada titik tertentu supaya mereka juga survive.  Kita lihat di beberapa negara banyak industri yg sudah bangkrut.  Terus terang aja," ujarnya di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1).

Oleh karena itu, Menhub Budi berharap masyarakat bisa memahami kenaikan tarif tiket pesawat. Di sisi lain, dirinya juga akan meminta maskapai agar tidak menaikkan tarif melebihi ketentuan yang berlaku.

"Kalau ini terus-terusan perang harga akan jadi masalah. Jadi saya juga imbau masyarakat supaya juga memberikan toleransi. Selain itu airlane juga diimbau agar menaikkan jangan terlalu tinggi. Jadi ada suatu harga tertentu dimana airlane bisa menutup ongkos, tetapi warga tidak merasakan suatu kenaikan yang berlebih," jelas dia.  

Bahkan, pihaknya juga tidak melakukan kenaikan tarif batas atas dan batas bawah yang telah diatur dalam PM 14 Tahun 2016. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

"Ya saya pikir daya beli masyarakat juga masih tertentu dan belum begitu naik. Sehingga dan harganya masih masuk dalam. harga pokok mereka. Jadi batas atas itu masih bisa menjangkau kebutuhan mereka," tandasnya.

 

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Hana Adi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up