
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti di Menara Sjafruddin Prawiranegara, Jakarta, Senin (2/12). (Saifan Zaking/JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesia masih perlu membenahi sektor transportasi untuk mendukung logistik nasional. Sebab, ongkos kirim barang domestik untuk daerah terpencil seperti pengiriman dari Jakarta ke kawasan Indonesia Timur masih sangat mahal.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, hal itu terjadi karena jumlah armada pada transportasi laut di Indonesia masih terlalu sedikit. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah.
Menurutnya, salah satunya untuk memperbaiki rantai pasok yang baik, terlihat dari pembentukan keseimbangan baru harga pengiriman barang.
"Transportasi laut jadi PR untuk ditingkatkan ke depan. Distribusi barang domestik memang lebih mahal," ujarnya dalam webinar yang Kementerian Perhubungan, Jumat (8/10).
Destry bahkan menyebut ongkos kirim barang dari Jakarta ke daerah timur lebih mahal daripada biaya ekspor Jakarta ke Tiongkok. "Eksportir ekspor dari Jakarta ke Tiongkok malah biayanya lebih murah daripada kirim dari Jakarta ke Indonesia timur," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, ekonom senior Faisal Basri menyebut, saat ini angkutan laut di Indonesia jumlahnya semakin sedikit. Padahal angkutan laut sangat dibutuhkan untuk distribusi barang khususnya ke daerah-daerah terpencil.
Faisal memaparkan, pada 2010 kapasitas angkutan laut di Indonesia mencapai 8,96 persen. Sementara di tahun 2020 menjadi 6,94 persen saja dari total transportasi di Indonesia di semua moda.
"Manusia makin mobile, barangnya malah masih mahal diangkut lewat laut," sebut Faisal.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
