Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juli 2021 | 00.31 WIB

Demand Oksigen Melonjak Tiga Kali Lipat

Antrian warga mengisi tabung oksigen di Depo Oxygen Medical di Kawasan Manggarai, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021). Permintaan Oxygen Medical meningkatkan seiring meningkatnya kasus positif Covid-19 di Ibukota Jakarta. Foto: Dery Ridwansah/ - Image

Antrian warga mengisi tabung oksigen di Depo Oxygen Medical di Kawasan Manggarai, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021). Permintaan Oxygen Medical meningkatkan seiring meningkatnya kasus positif Covid-19 di Ibukota Jakarta. Foto: Dery Ridwansah/

JawaPos.com - Direktor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Fridy Juwono menuturkan, saat ini kebutuhan oksigen memang sangat tinggi.

Hal itu, menurut dia, di luar prediksi. Karena itu, kecepatan demand (permintaan) tidak terantisipasi.

Terjadi keterlambatan dalam distribusi pasokan tabung oksigen ke rumah sakit.

Dia menyatakan, produsen sudah melayani pengisian dan pendistribusian selama 24 jam. Produksi beroperasi 100 persen. ”Stok yang ada di pabrik akan terus dikeluarkan sampai titik terendah untuk mengatasi lonjakan demand tiga kali lipat dari kondisi normal,” ungkap Fridy kepada Jawa Pos tadi malam.

Dia memastikan, kebutuhan oksigen untuk rumah sakit akan terpenuhi. Pihaknya sudah menambahkan rasio kebutuhan oksigen untuk keperluan medis dan industri menjadi 90 banding 10. ”Prioritas untuk medis.”

Kondisi di lapangan, kata Fridy, sebagian masyarakat yang memiliki tabung oksigen meminjamkan ke penderita Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Tentu, cara penggunaannya dibantu tenaga medis. Artinya, tumbuh rasa gotong royong di masyarakat untuk saling membantu teman, tetangga, dan saudaranya. ”Mudah-mudahkan kepedulian tersebut akan mempercepat penyembuhan bagi yang isoman,” ucapnya.

Baca juga: Luhut Minta Oksigen Industri Seluruhnya Dikonversi untuk Medis

Data Kemenperin menunjukkan, kapasitas produksi gas oksigen di Indonesia mencapai 650 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, 300 juta ton sudah terintegrasi dengan pengguna. Sementara itu, stok tabung gas oksigen nasional saat ini sebanyak 6,8 juta unit.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore