
Bank Mandiri
JawaPos.com - Wabah virus korona kini semakin menjadi sorotan dunia seiring dengan bertambahnya kasus di berbagai belahan negara. WHO pun telah menyatakan status emergency terhadap wabah ini. Hal tersebut turut berdampak pada perekonomian dunia lantaran aktivitas ekonomi dapat terhambat.
Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menyebut, virus korona menjadi salah satu tantangan perbankan tahun ini. Selain isu perang dagang yang belum usai, virus korona dapat menjadi hambatan karena berbagai negara turut menutup akses terkait Tiongkok.
"Impact dari Coronavirus kemudian juga perlambatan ekonomi dunia secara over all kemudian juga mengenai trade war, saya kira itu yang harus dinavigasi supaya indistri perbankan tetap dapat menjalankan tugasnya untuk intermediasi," ujarnya saat ditemui di JCC Jakarta, Selasa (4/2).
Siddik berharap pemerintah bisa memberikan dukungan sehingga perbankan tetap bisa menjalankan fungsi intermediasi dengan optimal. "Semua program pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia," tuturnya.
Sementara, Siddik menambahkan, pihaknya masih mengkaji dampak virus korona terhadap sektor perbankan. "Juga kita bandingkan mengenai potensi impact ini dengan potensi seperti SARS, Ebola, masih dalam kajian," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
