
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bahwa setiap korban bencana Sumatera akan memperoleh bantuan uang tunai dari pemerintah untuk membeli perabot rumah sebesar Rp 3 juta per keluarga.
Gus Ipul menyebut, bantuan sosial alias bansos perabot itu akan diberikan bagi para korban bencana yang tinggal di hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara).
Hal ini sebagaimana disampaikan Gus Ipul usai bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (23/12).
"Untuk isian rumah di hunian tetap dan hunian sementara. Nilainya Rp 3 juta per keluarga," kata Mensos.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait menyampaikan bahwa sudah ada 2.600 rumah hunian tetap (huntap) di wilayah bencana Sumatera, terdiri Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) yang akan dibangun menggunakan dana Non-APBN.
Hal ini sebagaimana disampaikan Maruarar melalui laporannya kepada Presiden Prabowo Suianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12).
"Terakhir, Pak. Kami sudah koordinasi ke beberapa daerah. Sudah tadi kemarin sore, mohon maaf, saya laporkan sama Bapak, 2.000 yang sudah siap hunian tetap (huntap) yang dibiayai non-APBN," kata Maruarar.
"Mohon maaf, Pak, tadi malam ada tambah 500, tadi pagi 100, jadi terkumpul untuk 2.600, Pak. Dan siap untuk mulai bulan ini segera untuk bisa di-in," tambahnya.
Meski begitu, Maruarar memastikan sebelum nantinya ada sebuah lembaga negara yang mengordinir pembangunan huntap tersebut. Ia meminta agar dirinya melalui Kementerian PKP untuk bisa melaksanakan rapat koordinasi, salah satunya terkait dengan status tanah.
Sehingga, kata dia, jika rapat perihal tanah sudah dilakukan. Maka, ia pun menargetkan bahwa hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera dapat segera dibangun pada pekan ini.
"Mohon aja, Pak, kalau boleh arahan, sebelum ada lembaga siapa yang nanti mengoordinir, kalau boleh kami bisa rapat dulu sekali, Pak, supaya ada dari Hukum (Menteri Hukum) bisa status tanahnya, dengan Menteri PU, Perhubungan, BNPB, supaya kita bisa jalan. Minggu ini sudah mulai membangun," tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
