
Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo. (Nurul F/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Masyarakat yang memilih berlibur menggunakan mobil listrik saat menyeberang dengan kapal ASDP tak perlu khawatir. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan telah menyiapkan Standar Operasional (SOP) khusus untuk penanganan kendaraan listrik di atas kapal, termasuk penempatan di lokasi tertentu yang dinilai lebih aman.
ASDP menyebut, kendaraan listrik memiliki SOP tersendiri saat diangkut menggunakan kapal penyeberangan. Meski regulasi khusus dari Kementerian Perhubungan belum diterbitkan, ASDP mengklaim sudah memiliki pedoman internal sebagai langkah antisipasi.
“Untuk mobil listrik ada SOP-nya sendiri, pasti ada SOP-nya. Memang sebetulnya dari peraturan Kementerian Perhubungan belum ada, tapi dari sisi SOP ini sudah kita punya,” ujar Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo di kantornya, dikutip Selasa (16/12).
Dalam penerapannya, kata dia, khusus kendaraan listrik akan ditempatkan di area depan ramdor kapal atau jembatan landai (rampa) pada kapal. Penempatan ini dilakukan agar proses evakuasi dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi insiden selama pelayaran.
“Kita tempatkan di depan ramdor sehingga kalau nanti misalnya terjadi insiden terkait dengan kendaraan listrik ini, akan lebih mudah untuk kita melakukan evakuasi dan penanganan,” lanjutnya.
Terkait isu keamanan baterai, ASDP menegaskan tidak ada kewajiban untuk mencopot baterai kendaraan listrik sebelum masuk kapal. Hal tersebut sudah diatur dalam SOP internal yang diterapkan saat ini.
Kendati begitu, ia membuka peluang terkait kewajiban lain apabila memang peraturan dari Kemenhub sudah diterbitkan.
“Tidak perlu dicopot. SOP-nya memang tidak perlu. Namun lebih detailnya kita masih menunggu peraturan dari Kementerian Perhubungan terkait angkutan kendaraan listrik, khususnya untuk penyeberangan,” jelasnya.
ASDP juga memastikan telah menyiapkan mitigasi risiko secara menyeluruh di pelabuhan tanah air, seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik di Indonesia. Persiapan ini dinilai penting agar layanan penyeberangan tetap aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.
"Sudah ada (mitigasi dan SOP kendaraan listrik di seluruh pelabuhan Indonesia). Kita sudah siap-siap karena memang kita melihat para pengguna kendaraan listrik kan semakin hari semakin meningkat," ujarnya.
Tak hanya di atas kapal, fasilitas pendukung di pelabuhan pun mulai dilengkapi. ASDP mengungkapkan sejumlah pelabuhan penyeberangan kini telah menyediakan charger kendaraan listrik untuk menunjang kebutuhan pengguna selama perjalanan liburan.
"Jadi kita juga harus sudah mulai prepare. Bahkan di pelabuhan kita juga sudah ada charger untuk kendaraan listrik. Sudah kita siapkan," tukasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
