Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9). (Istimewa)
JawaPos.com – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) Andi Amran Sulaiman menyetujui permohonan tambahan beras sebanyak 10.000 ton yang diajukan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh.
“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Pusat kami menyetujui permohonan 10.000 ton beras dari Pak Gubernur Mualem untuk Aceh," kata Mentan Amran di Jakarta, Selasa (9/12).
Selanjutnya, Amran juga memastikan bahwa stok beras nasional memang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tanah air. Bahkan, pihaknya pun siap untuk menyalurkan tiga kali lipat lebih tinggi dari permintaan Gubernur Aceh tersebut.
"Ini merupakan alokasi khusus untuk mendukung pemulihan pascabencana, di mana stok beras nasional kita saat ini sangat cukup, bahkan kami siapkan tiga kali lipat lebih tinggi dari permintaan Mualem,” tambah Mentan Amran.
Ia juga menegaskan bahwa stok beras nasional yang dikuasai Perum Bulog per 8 Desember 2025 mencapai 3,68 juta ton. Ia menilai angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir dan jauh di atas rata-rata stok akhir tahun yang biasanya hanya 1,2–1,5 juta ton.
“Dengan stok 3,68 juta ton, kita punya cadangan tiga kali lipat dari kebutuhan bulanan nasional. Jadi permohonan 10 ribu ton ini sangat kecil dibandingkan stok kita. Aceh akan kami pastikan tercukupi, dan seluruh Indonesia tetap aman hingga panen raya Maret–April 2026,” jelas Amran.
Dia pun menyampaikan bahwa permohonan tambahan beras ini diajukan Pemprov Aceh di tengah penanganan dampak bencana yang menyebabkan korban jiwa serta merusak sejumlah infrastruktur pertanian.
Dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko TNI AU Sultan Iskandar Muda pada 7 Desember 2025, Gubernur Mualem memaparkan kebutuhan mendesak untuk stabilisasi harga sembako, termasuk beras, air bersih, dan elpiji.
Ia berharap tambahan beras dapat segera meringankan beban masyarakat Aceh dan mempercepat pemulihan pascabencana. Mentan Amran juga menyampaikan rasa syukurnya atas kondisi produksi pangan nasional yang kini dinilai kuat.
Ia menyebut total stok beras nasional berdasarkan data BPS diprediksi mencapai 34,79 juta ton pada akhir 2025, sementara cadangan beras pemerintah pada Desember 2025 diperkirakan berada di atas 3,5 juta ton.
“Dulu kita harus impor jutaan ton, sekarang justru bisa membantu saudara-saudara kita di Aceh yang terkena musibah tanpa khawatir kekurangan. Ini berkah besar bagi bangsa, terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas dukungannya bagi petani Indonesia,” tutupnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
