Presiden Direktur PT Blue Bird Tbk (BIRD) Sigit Priawan Djokosoetono menjadi sopir taksi seharian pada hari Rabu (24/5). Hal ini seperti diketahui lewat unggahan cerita dari akun Instagram miliknya
JawaPos.com - Presiden Direktur PT Blue Bird Tbk (BIRD) Sigit Priawan Djokosoetono menjadi sopir taksi seharian pada hari Rabu (24/5). Hal ini seperti diketahui lewat unggahan cerita dari akun Instagram resmi miliknya.
Dari cerita yang dibagikan, Sigit terlihat mengenakan seragam Blue Bird lengkap dengan masker. Dalam kegiatannya dari pagi hingga malam ini, Sigit menyebutnya sebagai orientasi.
"Orientasi lapangan hari ini ah," kata Sigit dalam unggahan cerita di akun Instagram pribadinya @sigitdjokosoetono, dikutip Kamis (25/5).
Sigit bercerita, saat siang hari usai mengantar 6 tamu atau penumpang, dirinya sempat melewatkan dua orderan. Dia pun menyebut dua orderan yang terlewat itu bukanlah rezekinya.
Dalam unggahan ini ia membagikan foto selfie sembari melepas dahaga dengan botol minum Blue Bird yang dibawanya.
"Haus juga nih, siang-siang adem hari ini padahal. Udah 6 tamu naik, kelewat 2 orderan, bukan rejeki," ujar Sigit.
Seperti sopir Blue Bird lainnya, Sigit juga mengaku perlu mangkal di sebuah tempat agar bisa mendapatkan penumpang. Pertama, ia membagikan foto bahwa dirinya sempat mencari penumpang di Epicentrum.
Lalu, ia berpindah ke pangkalan Blue Bird Kokas untuk mencari orderan. Di tempat tersebut ia bertemu dengan srikandi BlueBird, yakni Ibu Santi.
Usai dari Kokas dan mengantar penumpangnya, Sigit kemudian pindah ke antrian Blue Bird di Mal Pacific Place untuk kembali mencari penumpang.
"Mampir ke antrian mal PP, nyari tamu lagi, abis drop tadi dari kokas, tetap semangat," tuturnya.
Selain bertemu Ibu Santi, Sigit juga membagikan potretnya saat bertemu dengan sopir-sopir Blue Bird lainnya. Mulai dari Pak Syahroni yang telah bekerja 8 tahun di Blue Bird hingga para sopir yang mangkal di Cilandak Town Square.
Ia mengaku saat bertemu, dirinya juga mendengar masukan-masukan yang disampaikan para sopir di lapangan. Hal ini juga sama dilakukannya ketika bertemu langsung dengan penumpang yang diantarnya.
Sigit bercerita, dari kenalannya dengan penumpang yang diantar, ternyata mereka masih melakukan pemesanan melalui call center. Ia berharap, penumpang bisa mulai mengunggah aplikasi My Blue Bird agar bisa digunakan untuk memesan.
Usai merasakan macetnya jalanan sore di Jakarta, Sigit terlihat kembali ke kantor dan menunjukkan satu tumpuk kertas sisa kerjaan yang menunggu untuk diselesaikan. Dari pengalaman menjadi sopir seharian, rupanya akan menjadi bahan untuk dibahas dalam meeting yang akan digelar.
"Sepertinya meeting board besok bakal lama nih," tandasnya.
Sementara itu, dalam unggahan resmi di akun Blue Bird. Admin menyebut bahwa kegiatan ini rutin dilakukan oleh para top manajemen.
Adapun alasannya, agar Blue Bird tetap relevan bagi masyarakat.
"Kegiatan rutin ini dilakukan oleh top management untuk tetap relevan bagi masyarakat," ungkapnya.