
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan nomor WA pengaduan petugas pajak dan bea cukai nakal. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan antusiasme masyarakat terhadap layanan aduan "Lapor Pak Purbaya" yang dibukanya pada Rabu (15/10). Baru dua hari berjalan, WhatsApp (WA) aduan khusus tersebut sudah dibanjiri 15.933 pesan.
“Ini update sedikit. Kan dua hari yang lalu kita buka laporan ke Pak Purbaya di WA Group. Ini laporan ini sudah masuk dalam dua hari ini masuk berapa? 15.933 WA yang masuk ke kita,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam Media Briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (17/10).
Lebih lanjut, dia membeberkan dari total pesan yang diterima, Purbaya menjelaskan 2.459 pesan berisi ucapan selamat dan pujian, sedangkan 13.285 pesan lainnya berisi laporan dan sedang diverifikasi oleh tim Kementerian Keuangan.
“Yang ucapan selamat ada 2.459 ya, muji-mujilah, lumayanlah. Sisanya 13.285 sedang diverifikasi,” katanya.
Lebih lanjut, Purbaya menyebut dari data yang ia terima, paling banyak aduan terkait dengan pegawai bea cukai yang nakal. Namun ia memastikan bukan berarti para pegawai pajak suci-suci.
Jumlah aduan terkait Bea Cukai lebih banyak, kata Purbaya, karena yang melakukan sortir dari belasan ribu pesan masuk adalah orang pajak.
"Anda lihat ya dari 10 yang dicatat ke saya, ini hampir semuanya bea cukai. Ini kan disortir oleh pegawai-pegawai kita di sini. Yang nyortir pasti orang pajak," ujarnya dengan tertawa.
"Karena pengadunya cuma dua, Bea Cukai dan Pajak, kenapa yang ngaduin Bea Cukai semua yang diaduin. Apa iya orang pajak suci-suci? Kayaknya sih enggak. Jadi itu yang nyortir pasti orang pajak, jadi yang dimasukin Bea Cukai dulu," tukasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi membuka layanan aduan melalui WhatsApp khusus bagi masyarakat yang ingin melaporkan petugas pajak maupun bea cukai yang nakal. Layanan ini bisa diakses langsung melalui nomor 0822-4040-6600.
Layanan aduan ini ditujukan bagi publik yang memiliki keluhan terhadap pegawai pajak atau bea cukai yang dinilai menyimpang, termasuk permasalahan lain di kedua instansi tersebut.
“Ini buat publik yang punya keluhan terhadap masalah pajak atau pegawai pajak atau pegawai bea cukai yang ngaco, yang menurut mereka ngaco, atau masalah pajak apa pun, dan bea cukai. Nanti staff saya sudah ada yang standby di sana,” jelas Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Rabu (15/10).

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
