
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat Grand Launching “EKRAF HUB” yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - ZARFIX, platform Artificial Intelligence (AI) karya anak bangsa, turut menorehkan langkah penting dalam sejarah perkembangan ekonomi kreatif nasional dengan berpartisipasi dalam Grand Launching “EKRAF HUB” yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta.
Kehadiran ZARFIX menjadi simbol komitmen generasi muda Indonesia untuk mendukung integrasi antara teknologi, kreativitas, dan peluang investasi dalam membangun ekosistem digital yang inklusif.
Wujud Kolaborasi dan Akselerasi Ekonomi Kreatif EKRAF HUB yang diinisiasi oleh Kementerian Ekonomi Kreatif hadir sebagai “Rumah Kolaboratif” bagi pelaku usaha digital, startup, dan UMKM di seluruh Indonesia.
Melalui platform ini, para kreator dapat memperluas jejaring, mengakses data industri kreatif nasional, serta terhubung langsung dengan calon pembeli dan berbagai program pelatihan yang dikelola oleh kementerian.
Dalam sambutannya, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa EKRAF HUB tidak hanya menjadi pusat data, tetapi juga wadah sinergi antar pelaku industri.
“Kami berharap Ekraf Hub ini menjadi platform yang benar-benar membantu para pegiat ekonomi kreatif di Indonesia. Mereka bisa berkolaborasi, memperkuat kompetensi, dan masuk ke dalam berbagai program pelatihan yang kami jalankan,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (10/10).
ZARFIX, platform Artificial Intelligence (AI) karya anak bangsa. (Istimewa)
Kontribusi Nyata ZARFIX untuk Indonesia Kreatif sebagai platform AI lokal, ZARFIX hadir dengan semangat “Zero Barrier for Creativity”, yang berarti membuka akses seluas-luasnya bagi setiap individu untuk berkreasi tanpa batas.
Ahmad Abdul Ghofar, Co-Founder ZARFIX, menegaskan bahwa ZARFIX berkomitmen menjadi penggerak integrasi antara teknologi dan industri kreatif nasional.
“Kami percaya kreativitas adalah kekuatan utama bangsa. ZARFIX hadir untuk memastikan teknologi menjadi katalis yang memudahkan, bukan menghalangi. Melalui sinergi dengan Ekraf Hub, kami ingin membantu pelaku kreatif lokal agar mampu bersaing ditingkat global,” tutur Ahmad.
Berdasarkan data BPS, Bea Cukai, dan BKPM tahun 2024, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif mencapai Rp 1.532 triliun, dengan 26,47 juta tenaga kerja terserap di sektor ini. Nilai ekspor ekraf mencapai USD 25,10 miliar, dan total investasi mencapai Rp 138,4 triliun.
Pemerintah menargetkan peningkatan hingga tahun 2029, dengan proyeksi kontribusi PDB ekraf mencapai 8,37% terhadap PDB nasional, tenaga kerja 27 juta orang, dan pertumbuhan investasi ekraf sebesar 8,08%.
Kehadiran EKRAF diharapkan menjadi katalis penting untuk mencapai target tersebut, sekaligus membuka peluang baru bagi para pelaku industri kreatif dan startup digital di Tanah Air.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
