Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 16.39 WIB

IHSG Dibuka Menguat, Simak Rekomendasi Saham untuk Trading Pekan Ini

ILUSTRASI: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pasar saham Indonesia dibuka zona hijau pada level 7.979 pada perdagangan Selasa (16/9). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih bertahan hijau di level 7.968 pada pukul 09.00 WIB, naik 31,7 poin atau 0,40 persen.

Mengutip data RTI Business, volume transaksi di perdagangan tercatat 1.037 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 593.357 triliun. Adapun frekuensi transaksi tercatat 64.809 kali. 

Pada awal perdagangan sesi sebanyak 322 saham tercatat menguat 88 saham melemah, dan 211 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.

Sementara itu, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah menyampaikan berbicara tentang potensi market pada pekan ini sejak 15-19 September 2025, Hari menilai pasar akan fokus pada keputusan suku bunga The Fed yang mungkin akan lebih lunak karena data ketenagakerjaan AS melemah.

"Jika The Fed memangkas suku bunga, dolar AS dapat melemah yang berpotensi menarik modal kembali ke pasar negara berkembang dan mendorong kenaikan harga emas," kata Hari Rachmansyah dalam keterangan yang diterima JawaPos.com.

Di sisi lain, kebijakan domestik seperti penempatan dana Rp200 triliun oleh Kementerian Keuangan di bank BUMN diperkirakan akan menjadi pendorong positif bagi sektor perbankan, membantu meningkatkan likuiditas dan penyaluran kredit.

Merespons dinamika pasar ini, IPOT yang kini telah bertransformasi menjadi Wealth Creation Platform merekomendasikan strategi investasi yang berfokus pada saham-saham yang terdorong suku bunga dengan Booster Modal dan instrumen Reksa Dana Saham Power Fund Series (PFS) yang memberikan akses transparan dan likuiditas yang lebih tinggi bagi investor.

1. Buy BBTN (Entry: 1410, Target Price (TP): 1545 dan Stop Loss (SL): 1350). Sektor perbankan berpotensi memperoleh katalis positif pada pekan depan, seiring kebijakan pemerintah terkait penempatan dana di bank-bank BUMN. Khususnya, saham BBTN menunjukkan tren uptrend setelah pada perdagangan Jumat lalu mencatat penguatan sebesar 4%. Pergerakan ini mengindikasikan potensi lanjutan kenaikan

2. Buy MDKA (Entry: 2530, Target Price (TP): 2910 dan Stop Loss (SL): 2390). Sektor emas diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan depan, sejalan dengan tren harga emas global. Saham MDKA dapat menjadi salah satu pilihan menarik, didukung sentimen kenaikan harga emas serta rencana IPO anak usahanya EMAS.

3. Buy BSDE (Entry: 1095, Target Price (TP): 1235, Stop Loss (SL): 1035). Sektor real estate berpotensi memperoleh sentimen positif dari kebijakan pemerintah yang menempatkan dana Rp200 triliun di perbankan, sehingga memberikan ruang lebih luas bagi penyaluran kredit, termasuk ke sektor properti, dengan potensi bunga yang lebih kompetitif. Saham BSDE dapat menjadi pilihan pekan ini, didukung sentimen tersebut serta komitmen perseroan dalam mengalokasikan belanja modal sebesar Rp3-4 triliun sepanjang 2025, di mana hingga paruh pertama telah terealisasi Rp2,2 triliun. Investor dapat mempertimbangkan BSDE.

4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF Indonesia State-Owned Companies (XISC) di IPOT Fund. Power Fund Series (PFS) XISC yang fokus pada saham-saham BUMN ini mencatatkan kinerja impresif dengan return year-to-date sebesar +13,29%. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang menitikberatkan pada penguatan aktivitas ekonomi nasional, emiten BUMN diproyeksikan tetap berada di garis terdepan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore