Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 21.39 WIB

Pemerintah Resmi "Bagi-Bagi" Uang Rp 200 Triliun ke 5 Bank Himbara, Paling Kecil Dapat Rp 10 Triliun

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa umumkan 5 bank himbara yang menerima dana pemerintah senilai Rp 200 triliun di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (12/9). (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa umumkan 5 bank himbara yang menerima dana pemerintah senilai Rp 200 triliun di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (12/9). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan hanya 5 bank anggota himpunan bank milik negara atau himbara yang akan menerima kucuran dana pemerintah senilai Rp 200 triliun pada hari ini, Jumat (12/9).

Jumlah ini berkurang dari sebelumnya, di mana diumumkan ada 6 bank himbara yang akan menerima dana yang diambil dari Bank Indonesia (BI) itu.

Purbaya menyebut, lima bank himbara yang akan menerima dana segar dari pemerintah adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk; PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk; PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Tbk; dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) (Persero) Tbk.

"Ini sudah diputuskan dan siang ini akan disalurkan. Kita kirim ke lima bank. Mandiri, BRI, BTN, BNI, BSI," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (12/9).

Lebih lanjut, ia merinci besaran nilai yang disalurkan pemerintah ke lima himbara itu. Terdiri dari BRI yang menerima Rp 55 triliun, BTN senilai Rp 25 triliun, BNI senilai Rp 55 triliun, Bank Mandiri senilai Rp 55 triliun, dan BSI paling kecil, sebesar Rp 10 triliun.

"Di Mandiri itu kita taruh Rp 55 triliun, BRI Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, BNI Rp 55 triliun dan BSI Rp 10 triliun. Jadi dananya akan kita kirim. Sudah saya setujui tadi pagi, sebentar lagi dikirim," lanjut Purbaya yang akan menggelar Rapat Koordinasi dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto siang ini.

Guna memastikan dana tersebut segera dikucurkan ke perbankan, Purbaya meminta Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti untuk tidak ikut Rakor dengan Menko Perekonomian siang ini.

"Kamu (Astera) jangan ikut rapat di atas ya. Langsung balik lagi, ntar kamu langsung kirim (uang)," pintanya.

"Jadi saya pastikan dana yang dihasilkan masuk ke sistem perbankan hari ini dan mungkin banknya abis itu bingung, berpikir nyalurin ke mana. Pasti pelan-pelan akan ke kredit sehingga ekonominya bisa bergerak," tutup Purbaya.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya memastikan akan mulai mengucurkan dana simpanan pemerintah di Bank Indonesia (BI) senilai Rp 200 triliun pada Jumat (12/9) kepada 6 Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Meski begitu, Purbaya tidak membeberkan secara detail enam himbara mana saja yang akan menerima anggaran jumbo pemerintah itu.

Berdasarkan catatan JawaPos.com, ada sebanyak lima bank Himbara di Indonesia. Terdiri dari, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk; PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk; PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Tbk; dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) (Persero) Tbk.

Dan terbaru, PT Bank Victoria Syariah (BVIS), dimana BTN menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP), yang telah resmi berubah nama menjadi Bank Syariah Nasional (BSN).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore