Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 22.10 WIB

5 Fakta Purbaya Yudhi Sadewa, Alumnus ITB yang Kini Jadi Orang Nomor Satu di Kementerian Keuangan

Pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara Jakarta, Senin (8/9). (Instagram @presidenrepublikindonesia) - Image

Pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara Jakarta, Senin (8/9). (Instagram @presidenrepublikindonesia)

JawaPos.com - Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati. 

Pria berusia 64 tahun ini dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal perekonomian Indonesia di tengah gejolak politik dan kondisi pasar yang dinamis.

Dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya, Purbaya diharapkan dapat meneruskan kerja Sri Mulyani dengan lebih baik.

Berikut lima fakta menarik tentang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa:

1. Alumnus ITB dan Doktor Ekonomi dari AS

Lahir pada 1961, Purbaya menempuh pendidikan sarjana di Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Ia kemudian melanjutkan studi hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan doktor di bidang ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.

2. Ekonom dengan jam terbang tinggi

Purbaya Yudhi Sadewa sudah lama dikenal di kalangan analis dan pelaku pasar. Karirnya banyak diwarnai oleh peran sebagai ekonom yang mengamati, meneliti, dan memberi masukan terkait kebijakan ekonomi.

Pada 2000–2005, ia berkarir sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute. Lalu 2005–2013, dipercaya menjadi Chief Economist Danareksa Research Institute. Pada 2006–2008, ia juga sempat menjadi Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas.

3. Pernah berkecimpung di dunia pemerintahan 

Dari era Presiden SBY hingga Jokowi, Purbaya dipercaya masuk ke lingkaran strategis pemerintahan. Melansir dari LPS, berikut adalah karir panjang Purbaya: 

  • 2010–2014: Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Perekonomian
  • 2015: Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Presiden (KSP)
  • 2015–2016: Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Polhukam
  • 2016–2018: Staf Khusus Bidang Ekonomi Kemenko Maritim dan Investasi
  • 2018–2020: Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves

4. Menangani krisis Covid-19

Pada tahun 2020, Purbaya ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Masa jabatannya bertepatan dengan saat pandemi Covid-19, di mana stabilitas ekonomi nasional sedang terancam.

Di bawah kepemimpinannya, LPS fokus menjaga kepercayaan nasabah perbankan dengan memastikan simpanan tetap aman serta memperkuat koordinasi bersama BI, OJK, dan Kementerian Keuangan

5. Optimistis dan ambisius 

Usai dilantik pada Senin (8/9) lalu, Purbaya menegaskan target mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 6% dalam waktu dekat dan menuju 8% dalam jangka menengah. 

"Kalau IHSG anjlok, biasa itu karena takut. Saya biasa di pasar, jadi saya tahu betul memperbaiki ekonomi,” ujar Purbaya di depan Istana Negara, Jakarta. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore