
Pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara Jakarta, Senin (8/9). (Instagram @presidenrepublikindonesia)
JawaPos.com - Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Pria berusia 64 tahun ini dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal perekonomian Indonesia di tengah gejolak politik dan kondisi pasar yang dinamis.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalamannya, Purbaya diharapkan dapat meneruskan kerja Sri Mulyani dengan lebih baik.
Berikut lima fakta menarik tentang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa:
Lahir pada 1961, Purbaya menempuh pendidikan sarjana di Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ia kemudian melanjutkan studi hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan doktor di bidang ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.
Purbaya Yudhi Sadewa sudah lama dikenal di kalangan analis dan pelaku pasar. Karirnya banyak diwarnai oleh peran sebagai ekonom yang mengamati, meneliti, dan memberi masukan terkait kebijakan ekonomi.
Pada 2000–2005, ia berkarir sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute. Lalu 2005–2013, dipercaya menjadi Chief Economist Danareksa Research Institute. Pada 2006–2008, ia juga sempat menjadi Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas.
Dari era Presiden SBY hingga Jokowi, Purbaya dipercaya masuk ke lingkaran strategis pemerintahan. Melansir dari LPS, berikut adalah karir panjang Purbaya:
Pada tahun 2020, Purbaya ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Masa jabatannya bertepatan dengan saat pandemi Covid-19, di mana stabilitas ekonomi nasional sedang terancam.
Di bawah kepemimpinannya, LPS fokus menjaga kepercayaan nasabah perbankan dengan memastikan simpanan tetap aman serta memperkuat koordinasi bersama BI, OJK, dan Kementerian Keuangan.
Usai dilantik pada Senin (8/9) lalu, Purbaya menegaskan target mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 6% dalam waktu dekat dan menuju 8% dalam jangka menengah.
"Kalau IHSG anjlok, biasa itu karena takut. Saya biasa di pasar, jadi saya tahu betul memperbaiki ekonomi,” ujar Purbaya di depan Istana Negara, Jakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022