
Blind Box Edisi Hirono (Instagram @popmartid)
JawaPos.com - Blind box saat ini muncul menjadi tren di kalangan anak muda termasuk di Indonesia. Sebuah kotak kecil berisi koleksi mainan yang tidak bisa ditebak, menjadi unsur misteri yang menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun yang membelinya.
Perusahaan seperti Pop Mart dari Tiongkok sukses menciptakan gebrakan terbesar dalam meng-influence anak muda. Melalui figur dengan desain menarik, menghadirkan seri limited edition, serta menggandeng media sosial untuk meningkatkan hype membuat semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Lebih dari sekadar penasaran, tapi juga pengalaman emosional bermain peran di sini.
Aspek Psikologis dan Ekonomi
Penelitian yang berjudul Negative Consumer Psychology Generated by Blind Boxes: How the Uncertainty Attribute of Blind Boxes Affects Compulsive Buying Tendencies yang dipublikasikan dalam Advances in Economics, Management and Political Sciences (AEMPS, Vol. 41) menyebutkan bahwa konsep yang ditawarkan blind box; tidak mengetahui isi produk sebelum membelinya, menyerupai mekanisme perjudian (gambling-like behavior).
Prosesnya yang menimbulkan rasa penasaran dan harapan mendorong konsumen untuk membeli berulang kali untuk mengejar kepuasan atau harapan mendapatkan item langka, meskipun secara rasional mereka sadar pengeluaran semakin besar.
Untuk sebuah hiburan, per kotak blind box dibandrol harga cukup lumayan yaitu sekitar Rp 100.000 - Rp 300.000 tergantung merk, edisi dan kegunaan. Ada yang sekedar pajangan ada juga beberapa yang bisa digunakan sebagai keychain. Saat ini yang paling marak diminati diantaranya yaitu blind box Labubu, Hirono, Crybaby dan Hacipupu.
Dari sisi ekonomi kreatif, blind box memang memberi dampak positif. Industri ini membuka peluang kerja baru, menggerakkan sektor desain, produksi, hingga distribusi. Namun, di sisi lain, konsumen tetap perlu bijak agar tidak kehilangan kontrol dalam berbelanja. Hal inilah yang justru berubah menjadi kontroversial saat ini.
Dampak Sosial dan Keuangan
Bahkan ada sebagian orang yang menjual kembali blind box miliknya dengan harga yang jauh di atas pasaran hanya demi keuntungan semata. Namun, dorongan dari gengsi tetap bisa menghadirkan pembeli dengan gengsi yang besarnya sama dan berakhir pada sesuatu yang kompetitif.
Bagi orang-orang biasa, membeli satu pcs blind box sudah cukup menjadi tantangan bagi finansial. Jika tidak memiliki kemampuan yang baik untuk mengelola finansial, bukan tidak mungkin jika akan menimbulkan masalah. Tetapi untuk sebagian lainnya dengan keadaan finansial yang lebih dari cukup, fenomena ini bisa mengantarkan mereka pada perilaku konsumtif jika senantiasa mengedepankan gengsi dan ambisi untuk menyaingi satu sama lain.
Pentingnya Mengelola Keuangan
Bagaimanapun kondisi keuangan seseorang, akan lebih baik jika kita senantiasa berhati-hati sebab hal ini bisa menjebak dalam lingkaran pemborosan. Kita harus menempatkan segala sesuatu secara proporsional dari mulai kebutuhan, hobi, hingga hiburan.
Salah satu trik yang bisa dilakukan adalah menetapkan batas anggaran untuk hobi. Misalnya, menyisihkan maksimal 5–10% dari penghasilan bulanan untuk kesenangan termasuk misalnya membeli blind box. Dengan begitu, kesenangan koleksi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu stabilitas finansial dan tidak berpatok pada suatu ambisi.
Dengan pengelolaan keuangan yang bijak, tren ini tetap bisa dinikmati tanpa harus membuat dompet sekarat. Bijaklah dalam membeli, karena pada akhirnya, kepuasan sejati bukan terletak pada figur langka yang didapat, melainkan pada kemampuan untuk menikmati hidup tanpa terlilit pemborosan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
