
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), menggelar Panen Raya Padi secara simbolis, Kamis (7/8), di Hamparan Sungai Ulim, Desa Batu Betumpang. (Istimewa)
JawaPos.com – PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini ditunjukkan melalui Panen Raya Padi secara simbolis yang berlangsung Kamis (7/ 8), di Hamparan Sungai Ulim, Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan itu dihadiri sejumlah pihak strategis, di antaranya Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi Kep. Bangka Belitung sekaligus Kepala BRMP Padi M. Thamrin, SVP Transformasi Bisnis Pusri Agus Waluyo, perwakilan Bulog, unsur TNI dan Polri, serta petani Gapoktan Dungun Raya.
Melalui Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) – Agrosolution, Pusri memberikan pendampingan kepada petani. (Istimewa)
Panen raya ini juga menjadi momentum peringatan Bulan Kemerdekaan RI ke-80 dengan mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut selaras dengan semangat Pusri dalam mendorong swasembada pangan berkelanjutan, sekaligus mendukung Asta Cita Pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai komoditas strategis nasional.
Melalui Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) – Agrosolution, Pusri memberikan pendampingan intensif kepada petani berbasis prinsip pertanian berkelanjutan (sustainable farming). Demplot padi dalam program ini telah dilakukan sejak tahap pra-tanam hingga panen, dengan hasil mencapai 8 ton per hektare. Hal itu menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan.
“Kami berkomitmen untuk hadir langsung di lapangan bersama para petani, memberikan solusi pertanian yang holistik dan berkelanjutan. Panen Raya hari ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara Pusri, pemerintah daerah, dan petani mampu menghasilkan produktivitas padi yang tinggi serta mendorong ketahanan pangan nasional,” ujar Agus Waluyo.
Kegiatan Panen Raya Padi dihadiri sejumlah pihak strategis. (Istimewa)
Pendampingan dilakukan secara menyeluruh oleh tim ahli, Direktur Pupuk Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si, dengan mengimplementasikan pendekatan SID (Survei, Identifikasi, dan Desain). Teknologi pertanian modern diterapkan mulai dari pengolahan tanah, pemilihan benih unggul, pola tanam, pengendalian hama, hingga pemupukan.
Dalam program ini, petani juga didorong menggunakan produk unggulan Pusri, seperti Pupuk Hayati Bioripah dan pupuk mikro Nutremag, yang terbukti meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen secara optimal.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
