Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 05.40 WIB

Langkah Agresif Menuju Energi Bersih, SKK Migas Target 6 Proyek Minyak dan 9 Proyek Gas Hingga 2030

SKK Migas mengungkapkan target 6 proyek minyak dan 9 proyek gas onstream hingga 2030. (Istimewa) - Image

SKK Migas mengungkapkan target 6 proyek minyak dan 9 proyek gas onstream hingga 2030. (Istimewa)

JawaPos.com–Langkah agresif menuju energi bersih dan swasembada energi nasional terus digencarkan. Dalam Jakarta Drilling Society (JDS) 2025, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan target 6 proyek minyak dan 9 proyek gas onstream hingga 2030.

Komitmen ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Indonesia menghadapi era transisi energi global. Kepala Divisi Oil and Gas Prospectivity and Upstream Data SKK Migas Asnidar menegaskan, langkah ini sejalan penuh dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Selaras dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tentang urgensi percepatan konversi energi menuju sumber energi yang lebih bersih, terjangkau, dan berkelanjutan," ujar Asnidar.

Asnidar mengungkapkan bahwa proyek-proyek ini bukan hanya soal investasi energi, tapi menyangkut masa depan bangsa. Selain menjamin ketersediaan energi dan menjaga pertumbuhan ekonomi, SKK Migas juga menargetkan transisi energi yang adil dan rendah emisi.

"Peran aktif industri menjadi sangat krusial, tidak hanya dalam aspek inovasi teknologi dan investasi, tetapi juga dalam membentuk ekosistem energi yang tangguh dan berorientasi pada masa depan,” tambah Asnidar.

Dia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik dari pemerintah, industri, akademisi, hingga masyarakat, untuk mendorong transformasi energi yang inklusif dan progresif.

Kolaborasi Lintas Sektor: Kunci Transformasi Energi Indonesia

Acara JDS yang bertema Discovery and Integrity Through Society ini menjadi titik temu para tokoh strategis dari berbagai sektor. Hadir sebagai narasumber lintas sektor antara lain Dewi Mersitarini dari Pertamina yang memaparkan transformasi menuju energi bersih dan efisien. 

Lalu, Dadang Suryana dari Bank SMBC yang menyoroti pentingnya dukungan pembiayaan untuk infrastruktur energi. Riza Pasikki, COO Sarulla Operations Ltd., yang membagikan pengalaman teknis di proyek panas bumi. Kemudian, Hikmat Nugraha, Chair SPE GTTS Membership Asia Tenggara, yang menekankan kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem energi masa depan.

Tak ketinggalan, jajaran pengurus pusat Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) juga turut meramaikan forum ini, memperkuat komitmen bersama untuk Indonesia yang mandiri energi dan ramah lingkungan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore