
Ketua Komisi XI DPR RI, M. Misbakhun. (istimewa)
JawaPos.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Hal ini sebagaimana telah disepakati dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia (BI), dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Senin (7/7).
"Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua OJK menyepakati besaran asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan dalam kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEMPPKF) dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN tahun 2026," kata Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun.
Lebih lanjut, Misbakhun membeberkan bahwa pertumbuhan ekonomi RI disepakati secara persentase Year-on-Year (yoy) atau tahunan sebesar 5,2 sampai dengan 5,8 persen. Kemudian, inflasi secara (YoY) disepakati sebesar 1,5 sampai dengan 3,5 persen sesuai dengan angka dalam KEMPPKF. Selanjutnya, nilai tukar rupiah per USD 1 disepakati sebesar Rp 16.500 - Rp 16.900 per dolar AS.
"Tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun dalam persentase 6,6 sampai 7,2 persen dan dalam rapat internal komisi 11 menyepakati angka yang sama dengan KEMPPKF," ujarnya.
"Untuk target pembangunan ditetapkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,44 sampai dengan 4,96 persen. Kemudian, tingkat kemiskinan 6,5 hingga 7,5 persen dan gini rasio sebesar 0,377 sampai dengan 0,380 persen," pungkas Misbakhun.
Lebih lengkap, berikut ini Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2026 Keputusan Rapat Panja Komisi XI DPR RI
Asumsi Dasar Ekonomi Makro
- Pertumbuhan Ekonomi 5,2-5,8 persen
- Inflasi 1,5-3,5 persen (YoY)
- Nilai Tukar Rupiah (Rupiah/ USD 1) Rp 16.500-Rp 16.900
- Tingkat Suku Bunga SBN 10 Tahun 6,6-7,2 persen
Target Pembangunan
- Tingkat pengangguran terbuka 4,44-4,96 persen
- Tingkat Kemiskinan 6,5-7,5 persen
- Kemiskinan Ekstrem 0-0,5 persen
- Gini Rasio 0,377-0,380.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
